Open House Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Budi Luhur Program Pascasarjana: Jadilah Profesional di Bidangmu Bersama Orang Hebat

Open House Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Budi Luhur Program Pascasarjana: Jadilah Profesional di Bidangmu Bersama Orang Hebat

Jakarta, 27 Juni 2020 Universitas Budi Luhur kembali mengadakan open house penerimaan mahasiswa baru untuk program pascasarja yang diselenggarakan secara virtual melalui zoom meeting, dihadiri oleh Dr. Setyani Dwi Lestari, ME selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen, Dr. Sugeng Riyadi, Ak., M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Akuntansi, Dr. M. Syafrullah, M.Kom, M.Sc selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer dan Dr. Hadiono Afdjani, MM., M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi. Webinar ini dipandu oleh M. Alfansyah Harahap, S.Sos., M.M., M.I.Kom dan Joko Sutrisno, M.Kom selaku moderator.

Program Magister Universitas Budi Luhur terdiri dari empat program studi yakni Magister Manajemen, Magister Akuntansi, Magister Ilmu Komputer dan Magister Ilmu Komunikasi. Dari ke empat program magister tersebut masing-masing memiliki kemampuan akademik danprofesional di bidangnya yang mampu menerapkan, mengembangkan, dan menciptakan pengetahuan teknologi dan kesenian. Didukung oleh prestasi akademik baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Serta memiliki staff pengajar yang hebat yang berasal dari dalam dan luar negeri.
“Menjadi program studi unggul yang ditopang oleh teknologi informasi dan komunikasi berbasis nilai-nilai Kebudiluhuran.” Ungkap Dr. M. Syafrullah, M.Kom, M.Sc selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer. Program pascasarja UBL memiliki bobot 43 SKS selama 4 semester yakni 2 tahun dan sangat fleksibel dalam hal biaya, pasalanya calon mahasiswa dapat diberikan kemudahan dalam proses pembayarannya.

Dalam webinar kali ini ke empat Ketua Program Studi Magister Universitas Budi Luhur memberikan quote yang sangat memotivasi kita untuk segara bergabung di Pascasarjana Universitas Budi Luhur, yakni seperti yang di utarakan oleh Dr. Sugeng Riyadi, Ak., M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Akuntansi “Sesuai pepatah tak kenal maka tak sayang, oleh karena itu segeralah bergabung di program pascasarjana Universitas Budi Luhur.”
“Jangan puas dengan gelar sarjana pada jaman sekarang, karena persaingan di luar sangat ketat, kalau masih muda dan masih mampu mengapa tidak.” Jelas Dr. Hadiono Afdjani, MM., M.Si selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Setyani Dwi Lestari, ME pun turut memberikan quotenya yakni “Mari bergabung di program Pascasarjana Universitas Budi Luhur untuk masa depan yang lebih pasti.”
“Tidak ada kata ragu dalam menggapai cita-cita.” Tutur Dr. M. Syafrullah, M.Kom, M.Sc selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer. Untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi www.pascasarjanabudiluhur.ac.id

APTIKOM Delivering Education Online – International Best Practices: Pertukaran Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19 Bersama Archarya Institutes Bangalore India

APTIKOM Delivering Education Online – International Best Practices: Pertukaran Pembelajaran Online di Tengah Pandemi Covid-19 Bersama Archarya Institutes Bangalore India

Jakarta, 04 Juli 2020 Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) telah menyelenggarakan webinar Internasional secara virtual dengan mengangkat tema “Delivering Education Online – International Best Practices” dengan menghadirkan narasumber Prof. Vikram A G dari Acharya Institutes Bangalore India, Prof. Zainal A. Hasibuan selaku Ketua APTIKOM, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M selaku Ketua Kerjasama Internasional APTIKOM Universitas Budi Luhur, Dr. Nina Kurnia Hikmawati, SE., MM selaku Wakil Sekretaris jenderal 1 APTIKOM Urusan Eksternal Universitas Komputer Indonesia dan Dr. Eri Prasetyo Wibowo selaku Ketua Klaster 3 Pengembangan Kerjasama APTIKOM Universitas Gunadarma. Webinar ini dipandu oleh Ravi Makhija selaku TIE UPS Internasional.

Webinar ini merupakan bentuk implementasi kerjasama dengan lembaga pendidikan luar negeri di antaranya sharing mata kuliah, kurikulum, pengetahuan, dengan menghadirkan dosen dari luar negeri. Seperti yang dilakukan Prof. Virkram A G dari Acharya Institutes Bangalore India, beliau menjelaskan bagaimana perbedaan saat kuliah di kelas dan kuliah secara online pada masa pandemi seperti ini. Kemudian dilanjutkan oleh Prof. Zainal A. Hasibuan selaku Ketua APTIKOM.
Sebelum adanya pandemi covid-19 Universitas Budi Luhur telah menerapkan metode perkuliahan yang memadukan antara kuliah tatap muka dan e-learning atau pembelajaran jarak jauh. Metode tersebut diberi nama blended learning. Blended learning dihadirkan Universitas Budi Luhur sebagai jawaban akan kebutuhan mahasiswa masa kini. Situs web dan aplikasi e-learning ini dikembangkan berdasarkan ketentuan dari Kemenristekdikti yaitu adanya ruang interaksi antara dosen dengan mahasiswa.

Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) merupakan sebuah asosiasi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik dibidang teknologi informasi di Indonesia. Salah satu bentuk kerjasama yang telah dilakukan APTIKOM yakni U to U yaitu Universitas dengan Universitas baik dalam maupun luar negeri, salah satunya yakni bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang ada di Indonesia dan India.

Universitas Budi Luhur merupakan salah satu Perguruan Tinggi di Jakarta yang telah melakukan program pertukaran mahasiswa, salah satunya pertukaran mahasiswa dengan Archarya Institutes, India. Tentu hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki banyak wawasan dan pengalaman. Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M dalam webinar internasional Sabtu, 04 Juli 2020 “Dengan melakukan pertukaran ini tentunya mahasiswa mendapatkan pengalaman dan wawasan mengenai kultur budaya antar ke dua negara dan tentunya pendidikan yang dikolaborasikan dengan baik.” Jelasnya.

Dr. Nina Kurnia Hikmawati, SE., MM selaku Wakil Sekretaris jenderal 1 APTIKOM Urusan Eksternal Universitas Komputer Indonesia mengatakan bahwa ke depannya akan ada webinar internasional dari berbagai negera “Inilah salah satu persembahan dari APTIKOM untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, salah satunya melalui webinar internasional ini, tentu kedepannya akan terus diadakan dengan narasumber dari berbagai macam negara.” Tuturnya.

Implementasi Gerakan Merdeka Belajar di Tengah Covid-19 Dalam Forum Rektor Indonesia 2020

Implementasi Gerakan Merdeka Belajar di Tengah Covid-19 Dalam Forum Rektor Indonesia 2020

Sabtu, 4 Juli 2020 Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M mengikuti kegiatan Konvensi Kampus XVI dan Temu Tahunan XXII Forum Rektor Indonesia 2020 secara virtual, dengan mengangkat tema “Optimalisasi Gerakan Merdeka Belajar untuk Menghadapi Industri 4.0 Demi Terwujudnya SDM Unggul dan Indonesia Maju” yang dihadiri oleh petinggi rektor dari seluruh kampus di Indonesia sekitar 2000 peserta. kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi “Tentunya kita memiliki peluang besar tetapi itu semua butuh persyaratan, salah satu syaratnya yaitu kita butuh SDM yang unggul, di sinilah posisi strategis pendidikan tinggi yaitu dengan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencetak generasi muda yang produktif, kompetitif yang selalu berjuang untuk kemanusiaan dan kemajuan Indonesia” Jelas Beliau.

Acara yang dipandu oleh Prof. Dr. Dwi Aries Tina Pulubuhu, M.A selaku Ketua Dewan Forum Rektor Indonesia 2019, dilanjutkan dengan seminar yang disampaikan oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, S.pd., M.A.P selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Bambang P. Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D selaku Menteri Riset, Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, serta Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si selaku Rektor IPB sekaligus Ketua FRI Terpilih 2020.

Dalam Forum Rektor Indonesia Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U., M.I.P selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) meminta pendidikan Indonesia tidak hanya terampil tapi juga berhati mulia “Kita tidak bisa hanya mendorong dia (mahasiswa) hanya punya skill ini itu, tapi kehidupan yang dicerdaskan, karena kalau hanya lihat skill dan sebagainya, itu otak. Sementara kita harus membina watak untuk karekater itu,” kata Mahfud.

Tentunya kebijakan pemerintah tersebut sudah sejalan dengan filosofi Universitas Budi Luhur yakni cerdas berbudi luhur. “Cerdas berbudi luhur adalah dua hal yang tidak terpisahkan, kecerdasan tanpa diimbangi budi luhur akan cenderung untuk membodohi dan mencelakakan orang lain, sebaliknya budi luhur tanpa diimbangi kecerdasan akan menjadi sasaran kejahatan dan penindasan orang lain” Drs. Djaetun HS, Pendiri Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.

Universitas Budi Luhur merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang telah menerapkan kebijakan Kampus Merdeka, merdeka belajar di mana mahasiswa dapat merdeka dalam memilih varian tugas akhir. Jadi tidak hanya skripsi saja, melainkan bisa memilih berupa karya yang sesuai dengan konsentrasinya, bahkan bisa kolaborasi antar konsentrasi atau antar program studi. Lalu semua konsentrasi pada setiap program studi sudah siap menyambut era industri 4.0 tentunya dengan berbekal kebudiluhuran.

Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengajak para rektor untuk mengoptimalkan kebijakan kampus merdeka dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 demi terwujudnya sumber daya manusia unggul dan Indonesia maju. “Melalui program ini, terbuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensi di dunia nyata sesuai dengan passion dan cita-citanya,” ujar Nadiem

Komunitas Digital Media & Advertising Fikom Budi Luhur Ajak  Generasi Muda Untuk Tunjukkan Apresiasi Atas Kerja Keras Garda Terdepan

Komunitas Digital Media & Advertising Fikom Budi Luhur Ajak Generasi Muda Untuk Tunjukkan Apresiasi Atas Kerja Keras Garda Terdepan

Jakarta (Universitas Budi Luhur) – Perjuangan memerangi penyebaran Covid-19 menempatkan beberapa profesi berada di garis terdepan, terutama tenaga medis yang setiap saat selalu siaga bekerja keras penuh dedikasi dalam melayani dan merawat para pasien yang ODP, PDP maupun yang terinfeksi Covid-19. Pemerintah pun memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, bahkan menghimbau melakukan aktivitas #dirumahaja

Pemenang utama diraih oleh Rizki Ramadhana Putra, Semarang.

Melihat kerja keras garda terdepan Indonesia, memunculkan gerakan social movement berupa video “Ucapan Terima Kasih Kepada Garda Terdepan Covid-19” dengan hashtag social movement #WeMoveForGardaTerdepan di Instagram yang dilakukan oleh Komunitas Mahasiswa Digital Media & Advertising Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur yang tergabung dalam @WeMoveID. @WeMoveID merupakan sebuah gerakan yang diusung Komunitas Mahasiswa Digital Media & Advertising Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur untuk mengajak seluruh anak muda Indonesia untuk melakukan social movement yang positif sehingga dapat saling menyebarkan informasi positive satu sama lain.

Pemenang juara kedua diraih oleh Moushaheykal, Jakarta

Kegiatan social movement yang di mulai dari tanggal 18 May – 08 Juni 2020 ini berhasil mengumpulkan 505 peserta dengan total 349 video social movement yang diikuti oleh 30 Provinsi di Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh tingkat mahasiswa tapi juga juga tingkat siswa SMA. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme yang diberikan terhadap kegiata social movement ini, Komunitas Mahasiswa Digital Media & Advertising Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur selaku penyelenggara memberikan apresiasi kepada 3 video terbaik social movement “Ucapan Terima Kasih Kepada Garda Terdepan Covid-19” terbaik. Kurasi dilakukan oleh panitia menjadi 10 besar dan selanjutnya pemilihan 3 video terbaik dilakukan oleh Bapak Artyasto Jatisidi, M.I.Kom selaku Kepala Konsentrasi Digital Media & Advertising Fikom Budi Luhur yang juga dibantu oleh Ibu Elizabeth Ginting, M.M serta Bapak Mohammad Ichsan M.Si selaku Dosen pada Konsentrasi Digital Media & Advertising Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur.

Pemenang juara ketiga diraih Afif Eka Hari Kuncahyo, Ponorogo, Jawa Timur.

Kegiatan Social Movement ini tidak dipungut biaya apapun, namun panitia justru memberikan hadiah berupa uang kepada pemenang. Pemenang I sebesar Rp. 1,000.000, pemenang II sebesar Rp. 500.000 dan pemenang III sebesar Rp. 300.000.

Harris Tresna Yudha selaku ketua panitia #WeMoveID mengatakan “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajak semua generasi muda Indonesia untuk menunjukan dukungan serta rasa terima kasih kepada garda terdepan dengan cara yang kreatif agar semua garda terdepan Indonesia yang selalu berjuang melindungi kita di masa pandemi ini. Kami selaku team #WeMoveID berharap kedepannya tetap bisa menyebarkan kegiatan yang positif dan kreatif lainnya untuk seluruh generasi muda Indonesia”. Salam Budi Luhur.

Universitas Budi Luhur Meraih Penghargaan Dari LLDIKTI Wilayah III Atas Inovasi dan Prestasi di Masa Pandemi

Universitas Budi Luhur Meraih Penghargaan Dari LLDIKTI Wilayah III Atas Inovasi dan Prestasi di Masa Pandemi

Jakarta, 29 Juni 2020 telah dilaksanakan pemberian penghargaan kepada 54 Perguruan Tinggi yang telah berinovasi dan berkontribusi dalam kegiatan relawan selama pandemi. Acara pemberian penghargaan ini diselenggarakan secara daring yang dihadiri oleh Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala LLDIKTI Wilayah III sekaligus petinggi dari berbagai Perguruan Tinggi Wilayah III.

Kegiatan yang sudah terlaksana oleh Universitas Budi Luhur membagikan selamas pandemi covid-29 diantaranya membagikan masker dan sembako secara gratis, peduli tenaga medis dengan memberikan bantuan donasi alat perlindungan diri , dan membagikan masker gratis kepada para pengemudi ojek online maupun masyarakat dengan menggunakan motor listrik karya mahasiswa Budi Luhur

Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D selaku Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi menuturkan bahwa “Selama masa pandemi ini Perguruan Tinggi telah melakukan banyak Perguruan Tinggi yang telah membuat produk Inovasi seperti Face Shield, termo-camera, hand sanitizer, cairan disinfektan dan lain-lain dengan memberikan energi positif dari kampus, di tengah pandemi ini publikasi dosen juga meningkat yang menandakan kualitas Perguruan Tinggi di saat pandemi Covid-19 juga semakin meningkat.” Jelas Beliau.

Penghargaaan terbagi dalam 4 kategori yaitu: Kategori Perguruan Tinggi yang Menghasilkan Inovasi dan Produk Kesehatan Selama Pandemi Covid-19, Kategori Perguruan Tinggi yang Berkontribusi dalam Kegiatan Kerelawanan Selama Pandemi Covid-19, Kategori Perguruan Tinggi Peraih QS WORLD UNIVERSITY RANKINGS dan Penghargaan untuk Rumah Sakit yang telah bekerja sama dengan LLDIKTI Wilayah III dalam kegiatan tes rapid dan swab.

Universitas Budi Luhur meluncurkan Aplikasi Budi Luhur Work From Home untuk karyawan, dosen dan staf Budi Luhur dimana dalam aplikasi ini terdapat beberapa fitur keistimewaannya, yaitu Kondisi Kesehatan, Update Kegiatan, Info Terkini, Report, dan Update Profile

 

Universitas Budi Luhur menjadi salah satu Perguruan Tinggi di Wilayah III yang mendapatkan penghargaan atas prestasi dan inovasinya di masa pandemi untuk kategori “38 Perguruan Tinggi Yang Berkontribusi Dalam Kegiatan Kerelawanan Selama Pandemi Covid-19.” Adapun kontribusi yang telah dilakukan Universitas Budi Luhur dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19 di antaranya: Membentuk “Relawan Budi Luhur Peduli Sekitar” memberikan bantuan berupa sembako dan makanan siap saji untuk masyarakat yang terkena PHK atau dirumahkan di kawasan Jabodetabek, membagikan masker dan jamu secara gratis kepada masyarakat. Serta memberikan bantuan donasi untuk tenaga medis seperti alat perlindungan diri yang memadai seperti hazmat, sepatu boot, masker, sarung tangan, makanan, dan vitamin ke 4 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 dan petugas pemakaman.

Mengadakan Virtual Tour Jakarta Old Town bersama program studi komunikasi pariwisata untuk mengatasi kejenuhan saat berada dirumah, sehingga dapat mencegah penularan covid19.

Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M mengutarakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai cerdas Berbudiluhur, “Berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19 melalui inovasi dan aksi nyata adalah bentuk implementasi dari nilai-nilai Cerdas Berbudiluhur, yang merupakan tanggung jawab semua Blutizen, semoga upaya ini bermanfaat dan diberkahi Tuhan YME.” Jelasnya.

LLDIKTI Wilayah III juga telah meluncurkan buku mengenai kumpulan solusi dan inovasi selama masa pandemi covid-19 dari berbagai Perguruan Tinggi yang berjudul “Sinergi Perguruan Tinggi di Tengah Pandemi” dan dapat diunduh pada tautan http://ringkas.kemedikbud.go.id/BukuLL3

Sebagai penutup, Prof. Agus Setyo Budi menuturkan “Hikmah dan pembelajaran yang dapat diambil selama pandemi Covid-19, dimana kesadaran untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat menjadi prioritas, teknologi informasi yang semakin maksimal dimanfaatkan yang menjadikan aktivitas lebih mudah dan fleksibel, serta Perguruan Tinggi banyak menghasilkan produk-produk inovasi, kolaborasi, dan terbentuknya solidaritas antar manusia yang semakin tinggi dalam kegiatan kerelawanan.” Jelasnya

Sekali lagi Selamat atas pencapaiannya dan sukses terus untuk Universitas Budi Luhur. Salam Budi Luhur.

 

United Nations Conference: Praktik Diplomasi Mahasiswa Hubungan Internasional Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

United Nations Conference: Praktik Diplomasi Mahasiswa Hubungan Internasional Untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

Jakarta, 25 Juni 2020, Universitas Budi Luhur telah memyelenggarakan Praktik Diplomasi berupa simulasi konferensi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) atau UN (United Nations) dengan mengangkat tema “United Nations Action to Prevent the Spread of Covid-19”. Simulasi ini dihadiri oleh sekitar 35 delegasi (setingkat menteri), Chairperson, Wakil Chairperson, Sekretaris Chairperson, Sekretaris WHO (World Health Organization), Director General WHO, dan UN Secretary General yang mana semuanya diperankan oleh mahasiswa semester 6 mata kuliah Praktik Diplomasi.
Konferensi ini terdiri dari sambutan WHO dan sekjen UN, kemudian penyampaian country statement mengenai kondisi terkini negara masing-masing dalam menghadapi pandemi, beserta solusi dan saran. Setelah itu dilakukan sesi debat antarnegara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan final report atau kesimpulan sidang hari ini, lalu konferensi ditutup.

Keseruan United Nations Conference oleh Mahasiswa Fakuktas Ilmu Sosial dan Politik

Dalam simulasi yang diselenggrakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Budi Luhur, untuk mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional dengan mengharuskan semua mahasiswanya berdebat dan menyampaikan statement dari berbagai negara menggunakan bahasa inggris.

Simulasi yang dimulai dari pkl 12:30 – 16:00 WIB melalui Google Meet ini, tentunya bertujuan agar mahasiswa dapat saling memberi dan menerima guna mencapai sikap saling pengertian antara dua negara (bilateral), atau tiga negara (trilateral) atau beberapa negara (multilateral).

WhatsApp chat