Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat(DRPM) Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Bagi Anggota DPRD

Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat(DRPM) Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Bagi Anggota DPRD

Jakarta, 12 Juni 2021. Direktorat Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat (DRPM) Universitas Budi Luhur (UBL) sebagai pelaksana dalam bidang Riset dan Pengabdian Pada Masyarakat, dituntut untuk berperan aktif tidak hanya dalam mengembangkan ilmu pengetahun dan teknologi tetapi turut serta dalam kegiatan masyarakat agar mempunyai daya saing termasuk didalamnya adalah kerjasama dengan pihak lain sebagai mitra, baik dengan masyarakat,  pemerintah, maupun swasta berskala nasional dan internasional.

Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh DRPM UniversitasBudi Luhur adalah mengadakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), dengan memfasilitasi DPRD Provinsi danKabupaten/Kota dalam melaksanakan Workshop dan BimbinganTeknis dalam upaya ikut meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Anggota DPRD.

Sejak awal tahun 2021 sampai dengan hari ini, Jum’at tanggal11 Juni 2021, DRPM Universitas Budi Luhur telah menyelenggarakan Workshop dan Bimbingan Teknis untuk DPRD Banjar, DI Yogyakarta dan Provinsi Gorontalo. Dalam Kegiatan Bimtek tersebut, Rektor Universitas Budi Luhur Bapak Dr. Ir. Wendi Usino M.Sc., MM. didampingi oleh Direktur DRPM Dr. Krisna Adiyarta bertindak sebagai pembuka acara.

Rektor Universitas Budi Luhur dalam sambutannya mengatakan harapannya, semoga kegiatan bimtek yang dilaksanakan ini bisa menambah wawasan para Pimpinan dan Anggota DPRD untuk lebih profesional dan proaktif dalam menjalankan fungsi-fungsi sebagai wakil rakyat dan penyelenggara pemerintahan daerah bagi kemanfaatan masyarakat. Sementara itu, Direktur DRPM dalam sambutannya mengatakan bahwa, Universitas Budi Luhur sangat senang bisa bekerjasama dengan Wakil wakil daerahsemoga melalui workshop dan Bimbingan Teknis ini Pimpinan dan anggota DPRD memberi manfaat dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan kami untuk pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan Workshop dan Bimtek yang telah dilaksanakan dengan lancar sampai hari terakhir dan diwarnai dengan diskusi aktif antara Pimpinan dan Anggota DPRD bersama para narasumber

Universitas Budi Luhur Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Universitas Budi Luhur Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Jakarta, 11 Juni 2021, Universitas Budi Luhur menggelar acara sosialisasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. Acara ini mengangkat tema “Sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Tingkat Universitas Budi Luhur 2021” dan diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) pada Jumat, 11 Juni 2021.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc mengatakan, kurikulum MBKM Budi Luhur dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa masuk ke industri kerja. Menurutnya, kampus harus mampu meningkatkan kemampuan keterampian mahasiswa seperti hard skill dan soft skil.

“Kurikulum yang dirancang, sudah kita pikirkan hal tersebut bisa membantu mahasiswa kita masuk ke industri. Apa yang sudah dirancang oleh Kapordi bisa menjadi panduan kita bersama untuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kita harapkan, kuruikulum ini bisa meningkatkan daya saing mahasiswa Budi Luhur. Misalnya, mahasiswa kita cemplungkan ke laut biar dia merasakan. Nah ketika selesai kuliah, mahasiswa tersebut sudah merasakan dunia kerja itu seperti apa,” katanya.

Senada dengan itu, Deputi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Budi Luhur, Dr. Goenawan Brotosaputro, M.Sc menegaskan bahwa Budi Luhur merupakan kampus pelopor, “Kampus Merdeka”. Ia menjelaskan, mahasiswa di Budi Luhur diperbolehkan mengambil mata kuliah di fakultasi lain.

“Budi Luhur ini pelopor kampus merdeka. Kenapa begitu? Jadi atas arahan Pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti, Drs. Djaetun HS, ayo mahasiswa diberikan kebebasan dan jangan dikekang mahasiswa jangan diberi mata kuliah itu saja. Boleh mahasiswa pilih Prodi A, ambil mata kuliah prodi B. Kebebasan ini sudah kita akomodir. Nah Mas Menteri (Nadiem Makarim) ini pengusaha angkutan umum. Mas menteri punya pandangan berbeda, sehingga lulus kuliah bisa langsung dipakai industri,” jelasnya.

Sementara, Reviews Nasional Program MBKM, Anggraeni Dyah, ST, MT mengatakan, penerapan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka tidaklah mudah karena terdapat beberapa aturan yang harus dipenuhi.

“Kita lihat kurikulum ini kita perhatikan sesungguhnya banyak aturan dan itu bukan hal yang mudah. Prodi mau seperti ini ternayata tidak, kita harus memperhatikan box kita, universities value-nya, KKNI-nya, MBKM-nya. Nah ini dasar kurikulum dulu,” katanya.

“Jadi bagaimana membuat kurikulum MBKM? Tentunya kita harus mengacu aturan pemerintah, aturan universitas kemudian kita bekerjasama dengan mitra,” jelasnya.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan suatu terobosan baru dalam proses implementasi pendidikan di Indonesia. Budi Luhur salah satu kampus pelopor kampus merdeka berkomitmen menciptakan menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan berdaya saing.

Program “Kuliah Membangun Desa” bersama FIKOM Universitas Budi Luhur di Desa Wedomartani & Desa Girikerto, Sleman, DIY

Program “Kuliah Membangun Desa” bersama FIKOM Universitas Budi Luhur di Desa Wedomartani & Desa Girikerto, Sleman, DIY

Yogyakarta, 3 Juni 2021. Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur melakukan kunjungan penjajakan kerjasama ke Desa Wedomartani & Desa Girikerto, Sleman Yogyakarta, yang sudah ditetapkan sebagai Desa Mandiri Wisata dan Desa Mandiri Budaya, pada Kamis, 3 Juni 2021 mengenai kerjasama “Program Kuliah Membangun Desa”.


Kunjungan di dua desa ini dihadiri oleh Kaprodi Ilkom Bintarto Wicaksono, M.Sn., Kepala Konsentrasi PR & Pariwisata Doddy Wihardi, M.I.Kom., Kepala Sekretariat Rini Lestari, M.I.Kom., Staff Khusus Kerjasama & Promosi Arbi Cristional Lokananta, M.I.Kom., Tim Sekretariat Taqwa Putra Budi Purnomo Sidi, M.M., Lurah desa Wedomartani H. Teguh Budiyanto, Carik desa Wedomartani R. Rohmad Gunawan Hardono, S.Pd., Lurah desa Girikerto, H. Sudibya, S.Pd., dan Carik desa Girikerto, Krisna Cahyana, S.H. Hasil dari kunjungan ini, yaitu dengan disepakatinya MOU & PKS Desa Wedomartani dan Desa Girikerto sebagai mitra dalam Program Membangun Desa, Kurikulum Merdeka Universitas Budi Luhur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Budi Luhur yang telah memilih desa Wedomartani untuk bekerja sama membantu kami dalam membangun desa digital,” ujar H. Teguh Budiyanto selaku Lurah Desa Wedomartani, Sleman.


Pembelajaran dalam Ilmu Komunikasi Siap Merdeka akan mampu memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa. Selain itu mampu mengembangkan kemandirian dalam mendapatkan dan menemukan pengetahuan dan dinamika di lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kerja, target dan pencapaiannya.

“Kerjasama ini sangat bagus sekali, karena desa kami membutuhkan masterplan untuk mewujudkan desa wisata & desa budaya berbasis digital. Mahasiswa dari Universitas Budi Luhur sangat bisa membantu kami dalam hal tersebut,” ujar H. Sudibya, S.Pd selaku Lurah Desa Girikerto, Sleman.


Melalui program Ilmu Komunikasi Siap Merdeka yang dirancang serta diimplementasikan dengan baik, maka hard skills dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan seimbang.

Program Ilmu Komunikasi Siap Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan kepada Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan jaman, kemajuan IPTEK, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta masyarakat.

FIKOM Universitas Budi Luhur Jalin Kerjasama Magang Dengan Dinas Kominfo Kota Tangerang

FIKOM Universitas Budi Luhur Jalin Kerjasama Magang Dengan Dinas Kominfo Kota Tangerang

Jakarta, 4 Juni 2021.

Sebagai penerapan kurikulum merdeka di Perguruan Tinggi di Indonesia, maka Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur melakukan kerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Tangerang, mengenai kerjasama “Program Magang”.


Penandatangan Kerjasama & penyerahan MOU antara Pemkot Tangerang dengan Universitas Budi Luhur dilakukan di Ruang Rapat Tangerang Live Room dihadiri oleh Direktur Kerja Sama Universitas Budi Luhur: AMB Sunten Z Manurung, S.H., Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi: Dr. Nawiroh Vera, M.Si., Ketua Program Desain Komunikasi Visual : Benny Muhdaliha, M.Sn., Kepala Konsentrasi Digital Media & Advertising:Artyasto Jatisidi, M.I.Kom., Kepala Konsentrasi Broadcast Journalism: Haronas Kutanto, M.I.Kom, mahasiswa LMK Universitas Budi Luhur, Kepala Dinas Kominfo: Mulyani, SE.MM.Ak.CA., Kepala Bidang e-Goverment Dinas Kominfo: Rizky Febriyanto Sunaryo, S.Kom., Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Tangerang: Drs. Gunawan Priahutama, dan Yunita Virdianti, S.I.Kom., M. Comn. Kepala Seksi Pengembangan Kemitraan dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo.

Hasil dari kunjungan ini, yaitu dengan disepakatinya kerjasama kegiatan Magang untuk membantu mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Pintar melalui program pemerintah: Program Kelompok Informasi Masyakarat (KIM). Program Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), merupakan kelompok yang dibentuk dan dikelola masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif. Program pembinaan dan pemberdayaan KIM TA 2021 memfokuskan kepada kegiatan yang bersifat berkesinambungan dan melibatkan fungsi KIM sebagai agen informasi di wilayahnya masing-masing.

“Dasar melakukan kerjasama ini adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi. Untuk kepentingan bersama mayoritas mahasiswa Budi Luhur 60% adalah warga Tangerang sehingga Merdeka Belajar Kampus Merdeka sejalan dengan program Kominfo Tangerang, ini merupakan suatu kerjasama yang baik untuk dilakukan,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur, Dr. Nawiroh Vera, M. Si.


Sinergi pembalajaran dalam Ilmu Komunikasi Siap Merdeka akan mampu memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa. Selain itu mampu mengembangkan kemandirian dalam mendapatkan dan menemukan pengetahuan dan dinamika di lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kerja, target dan pencapaiannya. Melalui program Ilmu Komunikasi Siap Merdeka yang dirancang serta diimplementasikan dengan baik, maka hard skills dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan seimbang.

“Perjanjian Kerjasama Kominfo Kota Tangerang dengan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhurini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman dengan Universitas Budi Luhur yang sudah ditandatangani oleh Rektor beserta Walikota Tangerang mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kedua pihak sangat ingin mengambil manfaat dari kerjasama ini guna mendukung program dari Kominfo yaitu KIM dan juga mendukung kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui program Magang,” ujar Mulyani, SE.MM.Ak.CA Kepala Kominfo Pemkot Tangerang.


Program Ilmu Komunikasi Siap Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan kepada Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan tuntutan jaman, kemajuan IPTEK, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta masyarakat.

Tim Peneliti Universitas Budi Luhur Lakukan Riset Pariwisata, Pertanian dan Teknologi di Nias Barat

Tim Peneliti Universitas Budi Luhur Lakukan Riset Pariwisata, Pertanian dan Teknologi di Nias Barat

Nias Barat, 4 Juni 2021 – Tim Peneliti Universitas Budi Luhur berkunjung ke Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. Kunjungan ini rangkaian kerjasama dalam bidang penelitian antara Universitas Budi Luhur dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.

Kedatangan Tim Peneliti Universitas Budi Luhur langsung disambut hangat oleh Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM, M.Si, di ruang Afo Bappeda Nias Barat, Kamis 3 Juni 2021.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan maksud dan tujuan kerjasama ini meningkatkan penelitian, pengembangan, pengkajian dan perekayasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menghasilkan inovasi-inovasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Sementara tujuanya, menghasilkan dokumen kajian ilmiah melalui penelitian dan rekomendasi pengembangan pengelolaan pariwisata, pemasaran produk pertanian dan perkebunan, perekayasaan teknologi dan inovasi daerah.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Peneliti Universitas Budi Luhur yang sudah menyepatkan waktu untuk melakukan penelitian di dearahnya.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Peneliti dari Universitas Budi Luhur yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Barat untuk melakukan penelitian dan pengembangan di bidang pariwisata, pertanian, perkebunan dan pangan serta bidang teknologi dan inovasi,” ujarnya.

Anggota Tim Peneliti Universitas Budi Luhur, Liza Dwi Ratna Dewi, M.Si mengatakan, kedatangannya bersama tim merupakan kewajiban sebagai dosen untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Jadi Universitas Budi Luhur kerjasama Bappeda Nias Barat dalam membuat rekomendasi master plan Nias Barat. Rekomendasi itu ada 3 bidang, yaitu pertanian, pariwisata dan teknologi inovasi. Harapannya rekomendasi itu untuk membangun Nias Barat. Kita bikin penelitian tujuannya kita untuk Tri Dharma karena masuk kartagroi riset,” jelasnya.

Tim Peneliti Universitas Budi Luhur mengirimkan enam dosen, tiba pada Rabu, 2 Juni 2021. Para tim peneliti ini datang untuk mengambil data-data di lapangan seperti wawancara masyarakat, pelaku industri, dan Dinas Pariwisata Nias Barat.

Sekedar diketahui, Kabupaten Nias Barat memiliki banyak potensi alam khususnya sektor pariwisata. Namun, potensi pariwisata tersebut belum optimal karena kurangnya promosi terhadap destinasi wisata seperti infrastruktur yang kurang memadai, kurangnya fasilitas, sarana dan prasarana.

Di bidang pertanian, saat ini hasil produksi pertanian masih dalam tahap penjualan bahan baku mentah yang mengakibatkan rendahnya pendapatan masyarakat petani. Sehingga tingkat produksi dan produktivitasnya relatif masih rendah dan belum bisa mencapai hasil yang maksimal.

Dalam bidang tekhnologi dan inovasi, diharapkan dapat mendorong kerjasama antar masyarakat, pengguna teknologi dan perguruan tinggi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan mendistribusikan teknologi.

Oleh karena itu, kerjasama ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dan pengembangan pariwisata, pertanian dan teknologi dan inovasi. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberi sumbangsih bagi peningkatan kualitas pendidikan dan menawarkan solusi bagi permasalahan masyarakat Kabupaten Nias Barat.

 

Universitas Budi Luhur Kukuhkan Guru Besar Ilmu Manajemen Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari, ME

Universitas Budi Luhur Kukuhkan Guru Besar Ilmu Manajemen Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari, ME

Jakarta, 2 Juni 2021 – Ketua Program Magister Manajemen Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari ME, dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Manajemen secara hybird (offline dan online) pada Rabu, 2 Juni 2021 pukul 10:00-11:30 WIB di Graha Mahardika Bujana, Jakarta.

Acara ini dipimpin oleh Prof. Dr. Moedjiono, M.Sc selaku Ketua Senat Universitas Budi Luhur dan Dr. Rusdiyanta, M.Si. selaku Sekretaris Senat Universitas Budi Luhur beserta Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM dan para deputi dan dekan Fakultas Universitas Budi Luhur.

Prof Setyani mengangkat orasi pengukuhan Guru Besar dengan judul “E-commerce Berdasarkan Knowladge Manajemen Inovasi Dengan Sebagai Landasan Organisasi Resilien yang Kuat di Masa Covid-19”.

Dalam paparannya, Prof Setyani menggaris bawahi tuntutan kebutuhan era sekarang ini mengarah digital karena e-commerce mendorong dan merubah proses transaksi ekonomi masyarakat.

“Perkembangan era saat ini mengarah digital demi memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat yang sangat luas. Era digital ini tidak terlepas e-commerce yang mana menjadi kumpulan media yang menghubungkan individu dengan perusahaan untuk melakuakan transaksi pertukaran barang dan pertukaran informasi. Sehingga menjadi solusi bertahan di era saat ini,” paparnya.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM, bangga atas pencapaian Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen. Ia mengaku mengenainya sejak menjadi dosen di tahun 1984.

“Sebuah kebanggaan bagi kami yang menghasilkan profesor yang saya kenali beliau tahun 84. Saya masih asisten dosen, beliau waktu itu masih muda, dosen muda disangka mahasiswa karena kecil mungil. Sudah banyak karya beliau yang sudah dihasilkan,” ujarnya. Ia menambahkan, dengan bertambahnya profesor diharapkan Budi Luhur semakin maju dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Untuk itu dengan bertambahnya profesor ini, semakin memajukan Budi Luhur secara visi dari kulalitas, visi dari kuantitas. Drs. Djtajun HS (pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti) berharap memilik banyak profesor, Guru Besar. Dengan banyaknya guru besar di Budi Luhur maka menjadi universitas unggul di Jakarta,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc, mengapresiasi kepada Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Budi Luhur. Menurutnya, Prof Setyani merupakan sosok pekerja keras dan ulet.

“Alhamdulillah, bersyukur kita tambah satu Guru Besar di Universitas Budi Luhur. Kami terus terang menanti bertambahnya prodi S3 manajemen tidak hanya kinerja naik tapi LLDIKTI III juga terangkat dan paling penting di Indonesia karena bidang ini sangat membantu dan berkontribusi bagi bangsa,” katanya.

“Kalau kita lihat track recode Bu Setyani merasa gemes dan greget. Kenapa? karena kegigihan dia. Beliau ini srikandi kalau sudah ngomong cepat, mudah-mudahan track recode ini sumber positif bagi Budi Luhur dan akan selalui menginspirasi Budi Luhur,” tuturnya.

Prof Setyani menjadi guru besar wanita pertama di Universitas Budi Luhur dan diharapkan menginspirasi para dosen untuk bisa menjadi Guru Besar. Sehingga turut meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

 

WhatsApp chat