Universitas Budi Luhur Berduka Atas Kepergian Bapak Prof. Dr. Tb. Ronny Rahman Nitibaskara

Universitas Budi Luhur Berduka Atas Kepergian Bapak Prof. Dr. Tb. Ronny Rahman Nitibaskara

Kami keluarga besar sivitas akademika Universitas Budi Luhur turut berduka cita mendalam atas meninggalnya Bapak Prof. Dr. TB Ronny Rahman Nitibaskara.

Beliau merupakan Rektor Universitas Budi Luhur Periode 2004-2012 dan Guru Besar Kriminologi Indonesia.

Jasa-jasa beliau semasa hidupnya sangat berarti bagi Universitas Budi Luhur sebagai pencetus dan penggagas program studi Kriminolog, Fakultas Sosial Ilmu Politik Universitas Budi Luhur.

Kami sangat kehilangan dan turut berduka sedalam-dalamnya atas atas berpulangnya ke rahmatullah Allah SWT. Almarhum yang telah banyak berkontribusi untuk Indonesia dan dunia di bidang Pendidikan.

Semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik disisiNya dan seluruh keluarga besar yang ditinggalkan mendapat penghiburan sejati, kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dari Tuhan. Aamin

Menelisik Mata Rantai Terorisme Indonesia Bersama Kriminologi Universitas Budi Luhur

Menelisik Mata Rantai Terorisme Indonesia Bersama Kriminologi Universitas Budi Luhur

Dosen pasca sarjana kajian Terorisme Universitas Budi Luhur, Untung Sumarwan mengatakan bahwa saat ini banyak orang yang ingin melakukan aksi seperti ZA, pelaku teror di Mabes Polri ataupun L dan YSR pelaku bom bunuh diri di Makassar. Hal ini juga pernah diucapkan oleh pelaku bom Bali 1, Ali Imron yang saat ini masih mendekam di penjara.

“Kenapa dia (ZA) menjadi orang yang pemberani? Saya pernah dengar ucapan Ali Imron bahwa yang mau daftar untuk berjihad dengan cara seperti itu memang antre, tidak lagi dipaksa. Itu bisa dibuktikan banyak orang yang stres,” kata Untung dalam diskusi virtual Terorisme yang diselenggarakan oleh Universitas Budi Luhur, Selasa (6/4).

Untung mengatakan, perekrutan yang dilakukan para jaringan terorisme kini tidak lagi dengan mencuci otak para jemaahnya, namun hanya perlu mengamati, mana jemaah yang terlihat antusias. Selain melihat antusiasmenya, mereka juga akan mencari tahu masalah pribadi setiap anggotanya.

Oleh karena kata dia, hal itu akan mempermudah dalam menentukan siapa yang akan dijadikan eksekutor atau pelaku bom bunuh diri.

“Saat melakukan perekrutan diawali dengan brainstorming, belum cuci otak, tapi mana yang kira-kira berminat, mana yang terlihat antusias akan mereka dekati,” kata Kriminolog dari Universitas Budi Luhur itu.

Selain itu, para perekrut juga akan mencari tahu apakah di dalam diri jemaahnya terdapat kebencian terhadap target yang ditentukan, yakni kebencian terhadap negara atau pemerintah. Untuk itu, Untung meminta pemerintah untuk menyadari hal ini. Rasa kebencian itu akan semakin berbahaya jika dimanfaatkan oleh para petinggi jaringan terorisme.

“Mereka akan rekrut orang-orang yang dendam dengan pamerintah, atau yang merasa jadi korban pemerintah. Kalau ada, maka tidak ada keraguan lagi untuk menjadikan mereka pengantin. Karena mereka sudah punya kebencian itu dari awal,” kata Untung.

Senada dengan Untung, Mantan Ketua Jamaah Islamiah (JI) Wilayah Timur, Nasir Abas membenarkan bahwa para perekrut hanya akan mengamati siapa jemaah yang terlihat antusias.

Sehingga dengan begitu, para perekrut tersebut tidak perlu lagi susah payah untuk menyebarkan ataupun mempertahankan paham-paham radikalisme ke orang-orang itu.

“Mereka sebar paham, kalau dulu offline sekarang online. Dulu melalui pengajian-pengajian, tablikh akbar, kelas agama, bahasa arab, bahkan les-les seperti matematika itu bisa. Karena hanya perlu melihat siapa yang antusias,” kata Nasir.

“Yang antusias lah yang akan didekati (perekrut). Kan kelihatan yang tertarik, dari mulai suka bertanya, dia ingin tahu terus. Jadi perekrut tidak pilih-pilih profesi,” ujarnya.

Nasir juga sependapat dengan Untung. Menurutnya, orang yang tidak suka dengan pemerintah ini akan lebih mudah dipengaruhi untuk melakukan tindakan terorisme. Karena kata dia, orang tersebut sudah terpapar paham radikalisme sejak awal, sebelum bergabung dengan jemaah tersebut. Entah itu karena pengaruh lingkungan, dan sebagainya.

“Ketika orang sudah terpapar (radikalisme), maka bukan hal yang sulit untuk melakukan tindakan terorisme. Itu fakta. Polisi menangkap 4 terduga teroris yang statusnya anggota FPI. Mereka mau ngebom pom bensin dan fasilitas punya pengusaha China lainnya. Saya lihat, motifnya karena ada rasa sakit hati dan tidak suka dengan pemerintah,” ujarnya.

Mengenai rencana pengeboman itu, Nasir mengatakan bahwa mereka sudah bisa dikatakan sebagai teroris. karena kata Nasir, mereka sudah melakukan tindakan yang akan merusak fasilitas umum hingga menimbulkan ketakutan ataupun dengan tujuan untuk mengancam. Selain itu, tindakan yang akan direncanakannya itu juga bisa membahayakan nyawa orang lain.

Sebagai informasi, Tim Densus 88 mengamankan empat terduga teroris yang diduga berafiliasi atau menjadi bagian dari organisasi yang sudah dilarang pemerintah, yakni Front Pembela Islam (FPI). Keempat terduga teroris yang telah diamankan itu masing-masing bernama Zulaimi Agus, Bambang Setiono, Wiloso Jati, dan Ahmad Junaidi.

Mereka mengaku bahwa mereka bergabung dengan organisasi FPI pada tahun 2019 dengan pimpinan Habib Hasan Al Hasny. Mereka juga mengaku merencanakan sejumlah aksi teror di Tanah Air. Salah satu tujuannya yaitu menuntut mantan pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab agar segera dibebaskan.

Untuk itu, Nasir Abas mendorong pemerintah untuk meningkatkan nilai-nilai pancasila serta kebhinekaan, mulai dari lingkungan keluarga, sosial, hingga di ranah pendidikan

Ratusan Pelajar SMA Jabodetabek ikuti Kompetisi Virtual Calon Diplomat Muda Bersama Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Budi Luhur

Ratusan Pelajar SMA Jabodetabek ikuti Kompetisi Virtual Calon Diplomat Muda Bersama Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Budi Luhur

Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) Universitas Budi Luhur berkerjasama dengan Direktorat Diplomasi Publik (Diplik), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kembali menghelat kegiatan Junior Short Diplomatic Course (JSDC) dengan mengambil format simulasi sidang Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 bertemakan “Democracy and Covid-19 Pandemic”.

Tahun ini, kegiatan JSDC untuk kali pertama diselenggarakan secara virtual melalui Zoom dan Live Youtube dengan tujuan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Peserta kegiatan merupakan siswa/i SMA se-nasional, beberapa diantaranya berasal dari MAN 1 Yogyakarta, SMA Informatika Ciamis, SMAN 5 Depok, SMAN 6 Kerinci Jambi, SMAN 7 Balikpapan, SMAN 3 Manado, SMAN 62 Jakarta dan terdapat 20 SMA lainnya dengan total 255 siswa.


Adapun kegiatan dihadiri oleh Ibu Lailal Khairiyah Yuniarti (Kepala Fungsi Politik dan Keamanan, Direktorat Diplomasi Publik, Kemenlu, RI); Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M. (Rektor Universitas Budi Luhur); Dr. Yusran, M.Si (Ketua Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) Periode 2018-2020); Duta Besar Sunten Manurung (Direktur Humas dan Kerjasama UBL); Dr. Rusdiyanta, M.Si (Dekan FISIP), dan Elistania, M.Si (Kaprodi HI, UBL) serta para guru sekolah.

“Kegiatan bergengsi ini akan memberikan inspirasi para peserta untuk menjadi calon-calon diplomat muda yang unggul yang dapat berdiplomasi pada tingkat dunia.” Ungkap Rektor UBL dalam pembukaan kegiatan JSDC 2021.

Dekan FISIP juga menambahkan, dalam kegiatan ini peserta dapat mempelajari aktor dan isu dalam kerjasama antar negara salah satunya tentang Covid-19. “Covid-19 adalah isu global yang harus diselesaikan bersama-sama oleh negara-negara di seluruh dunia.” paparnya.

Sedangkan Ibu Lailal dari Diplik menyatakan “dengan mengambil peran sebagai delegasi pemerintah, diharapkan peserta dapat memahami demokrasi yang ada di negara-negara yang diwakili, dan peran-peran negara tersebut dalam melakukan praktik politik luar negeri.”

Kompetisi ini akan memperebutkan penghargaan Best Country Team, Best Country Statement, dan Best Delegates. Selain itu setiap sekolah yang menang akan mendapat hadiah berupa uang tunai, piala bergilir, piagam dan souvenir.

JSDC telah dilaksanakan selama lebih dari 20 tahun, sementara HIMAHI UBL merupakan yang pertama dan konsisten menggunakan model BDF sebagai simulasi sidang pada tingkat sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa-siswi SMA dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap demokrasi, peran diplomat, pembahasan tema Covid-19 dalam lingkup global dan pada khususnya dapa meningkatkan soft skill untuk menyampaikan pendapat dalam bahasa inggris.

42 Tahun Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Bahagia Berbudi Luhur Ditengah Pandemi Covid-19

42 Tahun Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Bahagia Berbudi Luhur Ditengah Pandemi Covid-19

Jakarta, 1 April 2021, Universitas budi luhur mengadakan acara Ulang Tahun Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti yang ke-42 dengan tema “Bahagia Berbudi Luhur”, dilaksanakan di Auditorium Grha Mahardika Bujana, Universitas Budi Luhur.

Pelaksanaan Ulang Tahun Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti yang ke-42 ini baru dilaksanakan kembali pada masa pandemi ini, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Universitas Budi Luhur (UBL) merupakan Universitas di Jakarta yang didirikan pada 1 April 1979 oleh Drs. H. Djaetun HS dengan nama Akademi Ilmu Komputer (AIK) Budi Luhur. Universitas Budi Luhur memiliki filosofi “Cerdas Berbudi Luhur”.

Dalam sistem pembelajaran Universitas Budi Luhur memadukan unsur techno-sosio-preneurship, kecerdasan akademis, dan keluhuran budi.


Pada Ulang Tahun ke-42 ini Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti ingin membagikan kebahagian kepada sesama terutama karyawan Budi Luhur yang telah mengabdi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. Kebahagiaan diperoleh dari hal yang sederhana, sesuai dengan harapan Pendiri Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Drs. H. Djaetun HS, beliau berharap semua keluarga besar budi luhur bahagia dunia akhirat nantinya.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 42 untuk yayasan pendidikan Budi Luhur kita yang tercinta yang kedua saya berharap semua keluarga besar Budi Luhur bahagia bersama kita semua, harapan saya bahagia dunia akhirat nantinya, namun perlu diketahui dan dipahami untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat awal modal yang harus kita persiapkan adalah sehat lahir dan batin. Dengan umur kita Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti 42, menjadikan awal kita semua makin sukses, makin jaya sesuai dengan kodrat dari Tuhan Senesta Alam”, pernyataan Drs. Djaetun HS selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.


Universitas Budi Luhur terus membagikan kebahagiaan kepada sesama, adanya pandemi COVID-19 saat ini bukanlah sebuah halangan bagi kita untuk berbagi kepada sesama dan berbuat kebaikan. Ditengah pandemi ini Universitas Budi Luhur telah menggelar aksi berbagi dan membantu warga sekitar, mulai dari membagikan sembako, mengedukasi masyarakat tentang kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, mengajak masyarakat untuk menjadi kreatif dan adaptif dimasa pandemi, membantu Pelaku UMKM, dan membagikan sayur gratis hasil dari kebun hidroponik BluFarm dengan hanya membayar melalui senyuman.


Selama pandemi ini Universitas Budi Luhur memiliki karya – karya dan prestasi yang unggul. Karya-karya dan prestasi diantaranya menciptakan aplikasi gim bernama “Bocil Hunter: Corona Virus”, Mahasiswa Universitas Budi Luhur meraih juara 3 untuk ajang kompetisi Huawei ICT Tingkat Nasional 2020 dengan kategori Bidang Network, Universitas Budi Luhur juga meraih prestasi dengan menerima penghargaan kategori Best Data Governance for ICT Univeristy pada ajang kegiatan DataGovAI e-Summit dan e-Awards 2020, Universitas Budi Luhur raih Penghargaan Sebagai Perguruan Tinggi Berkelanjutan Terbaik di Indonesia dari UI GreenMetric 2020, dan Universitas Budi Luhur juga sukses melahirkan motor listrik dengan tampilan sportbike yang diberi nama BL SEV01 atau kepanjangan dari Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01, bekerjasama dengan LIPI dan builder kenamaan Indonesia dari Katros Garage. Ketua MPR RI turut mengapresiasi prestasi dan kendaraan listrik Universitas Budi Luhur.


“Ini adalah sebuah kebahagiaan dan kebanggan buat kita sebagai perguruan tinggi yang sudah cukup dewasa dan mapan untuk tetap berkarya menghasilkan lulusan-lulusan, insan-insan yang cerdas berbudi luhur, pada ulang tahun ke-42 ini sebagai pengingat bahwa kita semakin dewasa, semakin tua, tapi kita tetap harus berkarya”, ungkap Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.S.c., M.M.


Pada usia ke- 42 ini Universitas Budi Luhur tidak henti dalam berkarya, mencetak generasi-generasi yang berprestasi dan peduli akan sesamanya dengan harapan Universitas Budi Luhur adalah membangun mahasiswa yang cerdas berbudi luhur, menjadi SDM yang unggul yang bisa membawa Indonesia menjadi negara yang maju dan negara unggul.

Sesuai dengan filosofinya Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti terus konsisten memberikan pelayanan pendidikan kepada generasi penerus bangsa, serta berbagi kepada sesama.

Kolaborasi Universitas Budi Luhur dan PT Pegadaian Wujudkan Ruang Kreatif Dan Wisata Edukasi Daur Ulang Bank Sampah Budi Luhur

Kolaborasi Universitas Budi Luhur dan PT Pegadaian Wujudkan Ruang Kreatif Dan Wisata Edukasi Daur Ulang Bank Sampah Budi Luhur

PT. Pegadaian (Persero) telah meresmikan pembukaan The Gade Creative Lounge dan Bank Sampah Budi Luhur pada hari Kamis, 31 Maret 2021 di Universitas Budi Luhur Jakarta. Peresmian ini dihadiri oleh Rektor Universitas Budi Luhur Bapak Dr.Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M. ; Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Bapak Kasih Hanggoro, MBA serta Bapak Dr. Damar Latri Setiawan selaku Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian didampingi bersama Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Kementerian BUMN, Bapak Agus Suharyono.


Peresmian The Gade Creative Lounge dan Bank Sampah Budi Luhur ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bapak Dr. Damar Latri Setiawan dan Bapak Dr.Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M. didampingi oleh Bapak Agus Suharyono dan Bapak Kasih Hanggoro, MBA. Peresmian ini salah satu implementasi kerja sama Universitas Budi Luhur dan PT. Pegadaian (Persero) sejak tahun 2019.


Universitas Budi Luhur menerima hibah pembangunan The Gade Creative Lounge ini sebagai salah satu wujud kepedulian PT. Pegadaian (Persero) untuk menuangkan kreativitas mahasiswa dalam berbagai bidang dengan nuansa millennials, khususnya dalam masa pandemic Covid-19.

Tumbuhnya kreativitas mahasiswa merupakan bagian dari membangun SDM juga termasuk tujuan BUMN yang secara konsisten membangun anak-anak bangsa.


Sedangkan, pemberian hibah renovasi Bank Sampah Budi Luhur kepada Universitas Budi Luhur sebagai wujud kepedulian dan CSR PT. Pegadaian (Persero) terhadap lingkungan hidup khususnya pengelolaan sampah sesuai dengan sustainable development goals.


Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT. Pegadaian (Persero) menyampaikan alasan pemilihan Universitas Budi Luhur karena selama ini diketahui bahwa Universitas Budi Luhur telah memiliki pengelolaan sampah secara organik dan anorganik sejak 8 tahun yang lalu dan telah memiliki nama besar. Ini dibuktikan dengan Bank Sampah Budi Luhur mendapat penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta karena Bank Sampah Budi Luhur secara konsisten melakukan pemilahan sampah

Selain itu, PT Pegadaian memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Bank Sampah Budi Luhur sebagai lembaga pengelolaan sampah dengan kualitas Grade A, sehingga menjadi Bank Sampah percontohan di Indonesia dan menjadikan Bank Sampah Budi Luhur sebagai wisata edukasi daur ulang.

 

Pada kesempatan ini pula dilakukan peninjauan ke Bank Sampah Budi Luhur yang mendemokan proses pengolahan sampah. Kegiatan akhir dalam acara hari ini adalah diadakannya webinar dengan judul Gue Millennials Melek Financials yang diikuti sekitar 1029 peserta mahasiswa Universitas Budi Luhur.

Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM. menyampaikan terima kasih dan penghargaan bagi PT. Pegadaian atas bantuan dan kerja sama selama ini yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, dosen maupun para masyarakat sekitar untuk mengelola sampah secara baik, ” Kolaborasi antara Universitas Budi luhur dan Pegadaian terhadap Bank Sampah Budi Luhur sehingga menjadikan wisata edukasi daur ulang yang diharapakan dapat bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan hidup” Ungkap Rektor Universitas Budi Luhur.

Universitas Budi Luhur telah mencatatkan prestasi positif terkait pengelolaan sampah dilingkungan masyarakat serta menjadi motivator dalam hal pengelolaan di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini sebagai bentuk konsistensi kampus dalam mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup.

Jadwal Foto Untuk Mahasiswa Tugas Akhir Semester Genap 2020/2021

Salam Budi Luhur Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Kampus Universitas Budi Luhur sedang melakukan tugas akhir (skripsi), bahwa Untuk Keperluan Bimbingan  tugas akhir periode  Genap 2020/2021 dan Untuk PENCETAKAN IJAZAH, maka Mahasiswa diharuskan untuk melakukan Pemotretan Foto dengan Ketentuan sebagai berikut : Tempat : Depan DAA (BAAK)  Kampus Pusat Waktu Pelaksanaan : Tiap Mahasiswa dapat melihat […]

Read More

The post Jadwal Foto Untuk Mahasiswa Tugas Akhir Semester Genap 2020/2021 appeared first on Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan.

Daftar Nama Dosen Pembimbing TA Semester Genap 2020/2021

Salam Budi Luhur, Diberitahukan kepada mahasiswa yang akan memilih dosen pembimbing TA bahwa syarat untuk memilih dosen adalah sebagai berikut : Mahasiswa sudah melakukan pembayaran Tugas Akhir Periode Genap 2020/2021 Mahasiswa sudah Daftar Ulang TA (Untuk mengecek mhs sudah daftar Ulang atau belum  dapat dilakukan di web  tudent masing2 di menu CEK DAFTAR […]

Read More

The post Daftar Nama Dosen Pembimbing TA Semester Genap 2020/2021 appeared first on Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan.

WhatsApp chat