Universitas / Akademi Sekretari Budi Luhur Laksanakan Wisuda Semester Genap 2018/2019

Pada 30 Oktober 2019, bertempat di JCC Senayan, Universitas Budi Luhur melaksanakan kegiatan wisuda semester genap 2018/2019. Total wisudawan berjumlah 1.759 orang, yang terdiri dari 1.712 orang merupakan lulusan Universitas Budi Luhur dan 47 orang  merupakan lulusan Akademi Sekretari Budi Luhur.Dari jumlah ini, wisudawan penerima beasiswa tercatat sebanyak 299 orang, yang terdiri dari:

  • 57 orang penerima beasiswa penuh Strata 1 Nusantara dan kurang mampu,
  • 14 orang penerima beasiswa penuh jenjang Strata 1 Akademik dan Bidikmisi,
  • 152 orang penerima beasiswa apresiasi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan Prestasi Akademik,
  • 72 orang penerima beasiswa apresiasi prestasi olah raga,
  • 4 orang penerima beasiswa Strata 1 Kelas Internasional dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Pemberian plakat dari Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA dan Rektor Universitas Budi Luhur kepada Dr. (Hc) Lutfy Rauf, MA,Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri (Bidkoor Pollugri) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia

Atas banyaknya penerima beasiswa ini, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA menyatakan “kami sangat bersyukur dapat berpartisipasi  dalam mendidik putra-putri Indonesia yang berasal dari seluruh nusantara. Harapan kami ilmu yang diperoleh akan digunakan untuk membangun negri ini.”

Dalam Kata Sambutannya, Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM antara lain menyampaikan: pada saat ini Indonesia sudah memasuki era revolusi industri generasi keempat yang dikenal dengan istilah Revolusi Industri 4.0. Hal ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi dan semakin terkonvergensinya manusia dengan mesin. Tidak dapat dipungkiri bahwa perubahan zaman yang serba cepat dan terotomasi saat ini, tidak hanya mempermudah kita berkomunikasi dan berteknologi, namun seiring dengan konvergensi teknologi kepada proses bisnis yang ada juga berpotensi akan hadirnya gangguan-gangguan yang merugikan kita, seperti adanya berita bohong(hoax), menyebarnya faham radikalisme, kemunculan berbagai kejahatan computer maupun kejahatan siber.Oleh karena itu, sesuai dengan Visi Universitas Budi Luhur yaitu menjadi perguruan tinggi unggul yang dilandasi kecerdasan dan kebudiluhuran, maka para wisudawan ini tidak hanya kami bekali dengan ilmu pengetahuan saja, tetapi yang lebih penting justru bekal nilai-nilai kebudiluhuran.

Dalam acara wisuda yang merupakan sidang senat terbuka ini, Rektor Universitas Budi Luhur juga menyampaikan kesiapannya untuk meningkatkan dan memajukan Universitas Budi Luhur dan menjadi Perguruan Tinggi Unggul di tingkat Nasional dan Internasional. Kerjasama nasional antara lain dilakukan dengan Universitas Gajah Mada, Universitas Brawaijaya, Perpustakaan Nasional, Puspiptek Serpong. Sedangkan kerjasama internasional antar lain dijalin dengan: HZ University Belanda, School of Global Japanese Study Meiji University Tokyo, Rangsit University Thailand, Indian Institute Information Technology India, Universiti Kebangasaan Malaysia, Dongguk University Korea.

Penghargaan untuk para wisudawan terbaik alumni Universitas Budi Luhur kepada Rikard Bagun selaku Wakil Pemimpin redaksi Kompas dan Dirut kompas TV.

Pada acara ini  Dr. (Hc) Lutfy Rauf, MA,Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri (Bidkoor Pollugri) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia memberikan orasi ilmiah pada sesi 1 sedangkan Rikard Bagun, Wakil Pemimpin redaksi Kompas dan Dirut kompas TV memberikan orasi ilmiah pada sesi 2.

Dari para wisudawan ini, tercatat prestasi akademik terbaik sbb:

S1 diraih Matius John Tirtawirya dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan IPK sebesar 3,98. S2 diraih Sutami dari Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi dengan nilai IPK 3,96. D3 diraih oleh Nila Madaniyya dari Program Studi Manajemen Informatika Fakultas Teknologi Informasi dengan nilai IPK 3,93. Dan prestasi terbaik Diploma 3 Akademi Sekretari Budi Luhur diraih oleh Vira Ratriani dengan nilai IPK sebesar 3,92. (Penulis: Liza)