[:id]Seminar Kolaborasi UBL dan Perguruan Tinggi di India[:]

[:id]Seminar Kolaborasi UBL dan Perguruan Tinggi di India[:]

[:id]Jakarta, 18 Oktober 2018, Universitas Budi Luhur berkolaborasi dengan Acharya Institute dan Indian Institute of Indormation Technology dari India, mengadakan seminar Internasional dengan tajuk “Big Data, Business Analytic and Cyber Security”. Kolaborasi ini sebagai wujud implementasi dari kerjasama yang sudah di jalin pada bulan Juli 2018 lalu.

Tarian Saman sebagai sambutan selamat datang turut  memeriahkan suasana. Seminar yang dihadiri oleh 250 orang ini berjalan lancar, dengan dihadiri oleh beberapa Pejabat kampus Budi Luhur seperti Rektor Prof. Dr.sc.agr. Didik Sulistyanto, Deputi Rektor Bidang Akademik Wendi Usino, M. Sc, para dosen, mahasiswa dan undangan yang juga datang dari pihak umum.

Pada sambutannya Prof.  Didik menyatakan bahwa di era Revolusi Industri 4.0 sebagai mahasiswa terutama masyarakat awam harus dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin melesat tajam. Kecanggihan teknologi juga harus disertai dengan keamanan bagi penggunanya, jadi melalui  seminar ini kita dapat mengetahui sistem keamanan di dunia siber dan juga berbisnis di media daring.

Bertindak sebagai moderator pada seminar kolaborasi ini, Dr. Rusdah, M. Kom membuka seminar dengan diawali oleh pembicara pertama oleh Prof. Sonali Agarwal yang membahas tentang Big Data Expert. Beliau merasa senang atas kehadirannya di Budi Luhur untuk memaparkan big data ini. “I’m here to express my impress, I’d like to persue all of you who are working with the similar project, like to exchange the idea or sharing about those things, and we can looking for any solution. I’m willing to support that kind of project.”, ujar Proffesor dari Indian Institute of Information Technology.

Berbicara mengenai Big Data juga pasti bicara mengenai Bussines Analytic , sebagai ahlinya Mr. Vikram memaparkan model berbelanja yang akan selalu berubah setiap tahunnya. Beliau menjelaskan tentang perbedaan membeli dan mengirim versus mengirim dan membeli secara online dan juga mengubah cara membuat film. Betapa cepatnya perubahan berbisnis masa kini.

Sistem informasi yang semakin canggih juga memiliki kerapuhan jika sistem keamananya tidak terjaga dengan baik. Mr. Marigowda menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh khalayak umum. Beliau mengingatkan para peserta untuk berhati-hati dalam mengunggah hal-hal yang sifatnya pribadi ke publik. Di akhir sesi, Dr. Tjahyanto memaparkan jika di era Industri 4.0 segala sesuatunya serba otomatis, segalanya saling terhubung dan berkomunikasi. Sikap setiap insan dalam menghadapi kemajuan teknologi ini mengharuskan  pengguna internet untuk dapat bijaksana ketika menyikapi setiap kebutuhan di dunia maya. Mr. Vikram dan Mr. Marigowda adalah dosen IT yang sangat ahli di bidangnya masing-masing.

Penyerahan souvenir berupa kerajinan tangan daur ulang sampah daun buatan Klaras Budi Luhur dan juga kopi Napu yang berasal dari Poso diberikan kepada keempat pembicara. Dari Pihak Acharya Institutes memberikan kenang-kenangan yang unik berupa penutup kepala dan kain khas India dan beberapa cindera mata lainnya.

Kegiatan pendidikan ini bukanlah akhir dari kerjasama antara Budi Luhur dan Acharya Institute, tetapi merupakan pemicu awal semangat berkolaborasi secara internasional.[:]

WhatsApp chat