[:id]Universitas Budi Luhur Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam Revitalisasi Kegiatan Lapas[:]

[:id]Universitas Budi Luhur Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam Revitalisasi Kegiatan Lapas[:]

[:id]

Kamis, 27 April 2017, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melakukan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53. Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 yang bertemakan “Kami  Kerja Nyata, PASTI Bersih Melayani” ini juga dijadikan momen untuk memperkuat sinergi Ditjen PAS dengan instansi lain yang turut berperan dalam memajukan Pemasyarakatan, yakni kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara, Ikatan Pencak Silat Indonesia. Kerja sama juga dijalin dengan Ikatan Arsitek Indonesia, Bank Negara Indonesia, Yayasan Jeera,Yayasan Indonesia Biru, Yayasan Koreksi, dan satu-satunya Universitas yang terlibat kerjasama adalah Universitas Budi Luhur. Kerjasama yang terjalin dengan Universitas Budi Luhur meliputi Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Bidang Pemasyarakatan. 

“Harapannya kita bisa bersinergi mengatasi persoalan pemasyarakatan yang sering terjadi. Ditjen PAS itu direktorat terbesar di Kemenkum HAM sehingga peran pihak ketiga sangat diperlukan. Bagi kita tentu akan fokus pada Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Didik Sulistyanto, usai menandatangani Momerandum of Understanding (MoU).

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D., menyaksikan penandatanganan MoU tersebut. Sejumlah pejabat Universitas Budi Luhur hadir diantaranya Deputi Rektor Bidang Akademik, Dr. Wendi Usino, MSc, M.M., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fahlesa Munabari, Ph.D, dan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), Rocky Prasetyo Jati, M.Si.

“Kerjasama ini akan berlangsung selama lima tahun ke depan untuk menjadi payung hukum kegiatan kedua belah pihak. Teknisnya nanti akan dilakukan oleh masing-masing fakultas dalam bentuk Perjanjian Kerjasama atau Memorandum of Agreement (MoA). Ada revitalisasi dan kegiatan di lapas yang bisa dioptimalkan sehingga nanti kerjasama tidak hanya dengan FISIP tetapi juga fakultas lain,” jelas Rektor Universitas Budi Luhur .

Dicontohkan  pula oleh beliau , pemberian pelatihan keterampilan wirausaha kepada warga binaan di lapas bisa bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), peningkatan pemanfaatan Teknologi Informasi di Lapas, bisa kejasama dengan FTI dan juga yang lainnya. Kerjasama di bidang pendidikan antara Universitas Budi Luhur dengan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang ada di bawah Kementrian Hukum dan HAM. Kerja sama yang dimaksud adalah Mahasiswa Poltekip bisa melanjutkan kuliah di Universitas Budi Luhur. “Kita sama-sama di Jakarta. Jadi yang ingin melanjutkan kuliahnya bisa ke Kriminologi atau fakultas lainnya,” lanjut beliau.[:]

WhatsApp chat