“Peningkatan Jumlah Mahasiswa FTI Budi Luhur dalam Student Exchange Program di Universitas Gadjah Mada”

Jogjakarta, 23 Agustus 2019. Sudah hampir dua minggu, terhitung sejak tanggal 12 agustus 2019, sebanyak 13 Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Universitas Budi Luhur  mengikuti Student Exchange Program  (SEP) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa-mahasiswi tersebut terdiri dari 11 (sebelas) orang dari Program Studi (Prodi) Teknik Informatika dan 2 (dua) dari Prodi Sistem Informasi.  Dr. Rusdah dan Dr. Indra yang notabenenya dosen FTI Univ. Budi Luhur turut mendampingi para mahasiswa tersebut. Mereka adalah Bimo Prakoso,  Adinda Fitriani, Rezky Setiawan, Syarifa Salsabila, Chandra Lesmana, Alfan Almunawar, Hilmi Farhandika, Prasetyo Ariwibowo,  Syifa Nabila Astuti, Fran Olnsen Natanael,  Mellanuri Adzanmah, Faisal Fahmi,  dan Aini Rahmawati Adla.

Mahasiswa/i Univ.  Budi Luhur  yang telah diterima oleh Prodi Ilmu Komunikasi UGM  selama 1 (satu) semester kelak akan mendapatkan bahan untuk ujian akhir dan sertifikat yang membuktikan bahwa mereka telah menyelesaikan program tersebut.

Kesempatan untuk mengikuti SEP ini sangat terbuka luas untuk para mahasiswa khususnya FTI. Program ini adalah salah satu implementasi kerja sama antara Univ. Budi Luhur dan UGM. Peluang ini tentu saja tidak akan pernah dilewatkan bagi para mahasiswa maupun mahasiswi, yang ingin mengikuti SEP baik di dalam maupun di luar negeri. Meskipun program ini bukanlah  program wajib yang harus diikuti oleh para mahasiswa, para dosen tetap menyarankan mereka untuk bergabung pada program tersebut. Added value serta pengalaman berharga pasti akan didapatkan oleh para peserta yang mengikuti SEP.

“Tahun lalu hanya 3 (tiga) orang yang mengikuti SEP di UGM, mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi dari Kelas Unggulan, sekarang Fakultas membuka peluang bagi kelas reguler “ Ujar Indra, Dosen pembimbing SEP.

Mahasiswa/i mengabadikan kebersamaan sebelum perkuliahan di UGM dimulai. (Foto: dok. Indra)

Ada beberapa persyaratan yang diajukan untuk bisa mengikuti SEP ini, bagi para mahasiswa yang dengan minimal nilai Indeks Presstasi Kumulatif (IPK) 3,50,  mereka sudah bisa mengikuti program tersebut. Para Mahasiswa yang tergabung dalam SEP kali ini, juga sangat antusias dalam mengikuti program tersebut.

”Sebelumnya para mahasiswa mencari kontrakan atau hunian untuk tempat tinggal mereka yang terdekat dari kampus UGM,  Alhamdullilah, mereka cepat mendapatkannya sebelum program dimulai ” tambah Indra.

Di UGM sendiri para mahasiswa Univ. Budi Luhur dikhususkan dan ditempatkan sesuai kelompok di sana, tujuannya supaya dapat bergabung dan saling berinteraksi. Mendapatkan teman baru sudah barang pasti  juga pengalaman yang lebih fresh untuk menimba ilmu di Kota Pelajar itu.

Mahasiswa FTI yang mengikuti SEP akan mendapatkan pelajaran yang belum pernah didapatkan sebelumnya di kampus Budi Luhur. Diharapkan mereka bisa terus memperluas wawasan serta pengalaman akademik mereka selama mengikuti SEP di UGM. Kelak ketika sudah kembali lagi ke Jakarta, mereka dapat membagikan ilmu serta pengalaman yang mereka dapatkan selama satu semester di Jogjakarta, kepada para rekannya di kampus Budi Luhur tercinta.

Semoga dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara Univ. Budi Luhur dan UGM terutama untuk FTI ini dapat membuka peluang bagi fakultas lainnya yang ingin mengikuti SEP di UGM ataupun universitas lainnya, baik di dalam maupun di luar negeri.

 

 

Artikel Oleh                         : Luh Ayu

Penyunting dan Tata Letak : Anindya Putri