[:id]Mengulik Diplomasi Ala Kemlu di “Diplomasi Publik” Universitas Budi Luhur[:]

[:id]Mengulik Diplomasi Ala Kemlu di “Diplomasi Publik” Universitas Budi Luhur[:]

[:id]Menjadi seorang diplomat bukanlah pekerjaan yang mudah. Seorang diplomat membutuhkan kemampuan berdiplomasi yang baik dalam menjalin kerjasama dengan negara lain. Apalagi, seorang diplomat tentu saja, figur terdepan citra suatu bangsa. Karena itulah, sebuah buku berjudul “Diplomasi Publik: Catatan, Inspirasi, dan Harapan?” diterbitkan.

Buku yang ditulis oleh Al Busyra Basnur ini menceritakan bagaimana Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyelenggarakan sebuah kegiatan diplomasi publik, baik di dalam dan di luar negeri. Tentu saja buku ini layak dibaca karena ditulis langsung oleh sang Direktur Diplomasi Publik, Kemlu.

Al Busyra sendiri  memaparkan isi dari buku tersebut di acara “Bedah Buku Diplomasi Publik: Catatan, Inspirasi, dan Harapan” yang diselenggarakan di Ruang Theater, Universitas Budi Luhur, Jl. Ciledug Raya, Petukangan, Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2018).

 

 

 

 

 

Al Busyra  menceritakan bagaimana para diplomat Indonesia membangun hubungan, komunikasi, koordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak. Isu-isu hangat dan aktual serta strategis terkait politik luar negeri RI akan dikulik diplomat karis yang sudah makan asam garam selama 30 tahun ini.

Menurut Al Busyra, masyarakat Indonesia sebagai partner strategis pemerintah harus bisa turut serta berkontribusi dalam diplomasi publik. . Dengan kegiatan bedah buku ini, mahasiswa diharapkan dapat terbuka wawasannya dan termotivasi dan membangun karir ke dunia diplomat. Meski begitu, buku ini tidak hanya untuk calon diplomat, namun para pakar, aktifis, serta penggiat bahkan yang punya minat menambah wawasan diplomasi publik pun dapat mendalaminya.

Acara yang juga dihadiri oleh ambasador UBL ini Bp. Sunten Manurung yang saat ini menjabat sebagai Direktur Promosi dan Kerjasama, juga memberikan pemaparannya ketika menjabat sebagai diplomat dulu. Dengan diadakannya kegiatan seperti ini, diharapkan rekan-rekan terutama mahasiswa Hubungan Internasional, UBL bisa lebih semangat lagi dalam berkarya dan belajar untuk terus menambah ilmu pengetahuannya agar wawasannya jauh lebih luas dari yang sebelumnya.[:]

WhatsApp chat