Mengisi Bulan Ramadan Dengan Berbagi Takjil & Menjadi Relawan Budi Luhur

Mengisi Bulan Ramadan Dengan Berbagi Takjil & Menjadi Relawan Budi Luhur

Jakarta 24 April 2021, Selama bulan suci ramadan Universitas Budi Luhur menggelar kegiatan Blutizen (Budi Luhur Citizen) Berbagi Takjil. Kegiatan dilakukan sampai di hari terakhir puasa, setiap hari senin hingga jumat berlokasi di depan kampus Budi Luhur. Mereka yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang mendaftar sebagai Relawan Budi Luhur Peduli Sekitar. Dalam sehari sebanyak 10 – 15 relawan diterjunkan untuk membagikan takjil bagi masyarakat pengguna jalan jelang berbuka puasa.

Ada 150 Takjil yang dibagikan setiap harinya berisi makanan khas ramadan seperti kolak, kurma, permen dan minuman hangat. Para pengguna jalan mulai dari pengemudi ojek online, sopir angkutan, sopir bus , pemulung,hingga penjual gorengan merasa senang dan bahagia dengan adanya pembagian takjil ini.  “ Alhamdullilah lumayan untuk berbuka dijalan, semoga berkah ya” ucap Sugi pengemudi ojek online.

 

Uniknya tidak hanya takjil saja yang dibagikan tetapi juga pesan-pesan kebudiluhuran seperti “Selama Hidup Anda Tidak Akan Bahagia, Selama Uang Menjadi Tujuan Anda” dari Pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti Drs. Djaetun HS juga disampaikan melalui papan tulisan yang dibawa oleh relawan.

Kegiatan di bulan ramadan yang dilakukan oleh Universitas Budi Luhur ini juga menjadi ajang untuk bersilaturahmi antara mahasiswa dari lintas fakultas.  Yang menarik sebagian besar relawan budi luhur peduli sekitar merupakan mahasiswa baru yang belum pernah merasakan kuliah di kampus akibat pandemi covid-19.

Para relawan Budi Luhur Peduli sekitar ini juga datang dari berbagai kalangan ada yang non muslim, ada yang perantau dari sulawesi tengah, sumatra selatan, bali hingga jawa tengah, dan ada pula yang rela datang ke kampus  meski tempat tinggal jauh namun tetap semangat untuk datang mengikuti kegiatan berbagi takjil ini.

“Saya tertarik ikut blutizen berbagi takjil karena ini adalah semester yang baru, jadi nyobain sesuatu yang baru itu menyenangkan.” Ujar Zahra Mahasiswi FIKOM . Motivasi lain para relawan mengikuti kegiatan ini adalah sebagai pengisi waktu luang sambil menunggu waktu berbuka. “ Jadi saya mencari waktu luang selama bulan puasa sekaligus mencari teman.” Ucap Evan Mahasiswa FISIP.

Ramadan kali ini menjadi ramadan kedua di masa pandemi covid-19, dimana banyak masa-masa sulit yang harus dilewati akibat dampak dari pandemi ini. Untuk itulah Universitas Budi Luhur dalam ramadan tahun ini mengambil tema #RamadanBahagia. Harapannya melalui kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan dan semangat pada para pengguna jalan yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“ Semoga melalui kegiatan Blutizen Berbagi Takjil ini, dapat sedikit meringankan beban akibat pandemi covid19. Dan menumbuhkan semangat bergotong royong, toleransi dan cinta kasih. Terus semangat menjalani ibadah puasa dengan khusyuk serta selalu mematuhi  protokol kesehatan. “ pesan Rektor Universitas Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino M.Sc, M.M

 

WhatsApp chat