[:id]MENEBAR KEBUDILUHURAN DI PINGGIRAN CITARUM[:]

[:id]MENEBAR KEBUDILUHURAN DI PINGGIRAN CITARUM[:]

[:id]Citarum merupakan sungai terpanjang dan terbesar di wilayah tataran Pasundan yang meliputi
propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Seperti sungai-sungai besar lain, Citarum memiliki nilai sejarah,
ekonomi dan sosial yang penting bagi masyarakat sepanjang aliran sungai maupun masyarakat
propinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Namun World Bank menyatakan bahwa Citarum merupakan
sungai terkotor di dunia. Menanggapi hal ini Presiden RI Joko Widodo menyatakan akan
membersihkan sungai Citarum dengan perkiraan waktu selesai 7 tahun. Pada tahun 2025 diharapkan
Citarum kembali Harum.

Kepala LL Dikti III, Prof Illah Sailah dalam pembekalan KKN Citarum Harum Sektor 16 – 20 di Hotel
Haris Sumarecon Bekasi, 29 Nopember 2018.

Untuk mendukung program ini, Kementistek Dikti menggerakkan 325 Perguruan Tinggi yang berada
di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta untuk turun berpratisipasi dalam proyek besar ini. Untuk
wilayah DKI Jakarta, Kemenristek Dikti membentuk tim bersama yang terdiri dari 175 Perguruan
Tinggi Swasta dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang disebut proyek KKN Citarum Harum.
Koordinasi kegiatan ini terbagi dalam 5 sektor yaitu: 16 dengan koordinator Unversitas Trisakti;
Sektor 17 dengan koordinator Universitas Esa Unggul; Sektor 18 dengan koordinator Universitas
Mercu Buana; Sektor 19 dengan koordinator Universitas Budi Luhur; Sektor 20 dengan koordinator

Institut Kalbis; dan Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Ir. sc. agr. Didik Sulistyanto ditunjuk sebagai
Koordinator Umum.

Rektor Universitas Budi Luhur dan Koordinator Umum KKN Citarum Harum LL Dikti III bersama
peserta seminar di Hotel Haris Sumarecon Bekasi, 29 Nopember 2018.

Dukungan positif dan harapan kepada proyek ini diberikan banyak pihak. Kepala Lembaga Layanan
Dikti Wilayah III, Prof Illah Sailah menyampaikan, “dengan edukasi kepada masyarakat pinggiran
sungai, diharapkan target proyek ini selesai kurang dari 7 tahun”. Sedangkan Ketua Yayasan
Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, menyampaikan “Terima kasih kepada Kepala LLDIkti III
yang telah mempercayakan kepemimpinan proyek besar ini kepada Universitas Budi Luhur. Kami
bersyukur dapat menebar nilai-nilai kebudiluhuran di pinggiran sungai Citarum dalam project ini.”
Sedangkan sebagai koordinator umum, Prof. Ir. sc. agr. Didik menekankan pentingnya edukasi 3R
(Reduce, Reuse, Recycle) bagi masyarakat sepanjang sungai Citarum.

Salam Budi Luhur dari masyarakat pinggiran Sungai Citarum.

Untuk persiapan kegiatan sektor 19, Rektor Universitas Budi Luhur telah mengundang tokoh-tokoh
masyarakat Kelurahan Tanjung Mekar Kabupaten Karawang ke Kampus Universitas Budi Luhur pada
Senin 26 Nopember 2018. Kegiatan yang dilakukan antara lain adalah Seminar dan Workshop
tentang pengelolaan Bank Sampah dan Ekowisata.[:]

WhatsApp chat