Kegiatan Kunjungan Pengembangan Budidaya Ikan Sidat Pemerintah Kota Palopo Bersama PT. Luhur Kasih Sakti

Kunjungan Pemerintah Kota Palopo ke pelatihan budidaya ikan sidat Budi Luhur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 7 Maret 2019 yang berada di Gunung Bunder 2, Pamijan, Bogor. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung proses budidaya dan pengolahan ikan sidat dalam bahasa jepang disebutnya  “Unagi”, serta sistem pemasaran ikan sidat yang dilakukan oleh PT. Luhur Kasih Sakti (LKS).

Sambutan dari Universitas Budi Luhur atas kedatangan Pemerintah Palopo dan melakukan penukaran Cinderamata antara kedua belah pihak.

Ikan Sidat “Unagi” merupakan salah satu unit bisnis pendukung Universitas Budi Luhur pada PT. LKS. Universitas Budi Luhur melihat adanya peluang yang besar dalam membudidayakan ikan sidat karena kebutuhan dunia terhadap ikan sidat saat ini sebesar 300.000 ton. Bila peluang ini digarap oleh Pemerintah Kota Palopo akan menjadikan salah satu ladang bisnis masyarakat Palopo dan meningkatkan penghasilan di bidang perekonomian untuk masyarakat.

Rombongan Wali Kota Palopo HM Judas Amir yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Palopo Ilham Hamid, Kepala BAPPEDA, Kepala Dinas Perikanan, serta Dinas Perdagangan disambut baik oleh Prof. Dr. Sc. Agr. Ir. Didik Sulistyanto Rektor Universitas Budi Luhur; Wiwin Windihastuty Direktur PT. LKS; dan Liza Dwi Ratna Dewi, M.I Kom Humas Universitas Budi Luhur.

Rektor Universitas Budi Luhur menyampaikan sambutannya dalam rangka kunjungan pemerintah kota Palopo “Palopo merupakan tempat strategis dalam membudidayakan ikan sidat dikarenakan bibit-bibit ikan sidat banyak berada di Palopo, sehingga kita akan mengedukasi dan melibatkan masyarakat Palopo untuk mengolah ikan sidat. Kegiatan ini akan menjadi peluang besar untuk ekonomi kreatif. Adapun kerja sama antara pihak Universitas Budi Luhur dengan Pemerintah Palopo yakni melibatkan mahasiswa KKN UBL untuk pendampingan, pembiakkan atau budidaya ikan sidat di Provinsi Palopo.” ujar Prof. Didik Sulistyanyo.

Peninjauan kolam budidaya ikan sidat dan penukaran oleh Pemerintah Palopo bersama Universitas Budi Luhur di Villa Bale Luhur, Bogor.

Setelah adanya perbincangan antar kedua belah pihak, dilakukan tukar cinderamata dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke kolam budidaya ikan sidat untuk melihat prosesnya secara langsung yang dikelola PT. Luhur Kasih Sakti. Saat berada di kolam ikan sidat, Rombongan Pemerintah Palopo melihat bagaimana proses penyaringan air kolam ikan sidat, cara memberikan makanan, dan sistem pemasaran ikan sidat oleh PT. LKS.

Dalam kesempatan wawancara Wali Kota Palopo dengan Rektor Universitas Budi Luhur

Dalam kesempatan wawancara, Wali Kota Palopo menyampaikan “Palopo memiliki potensi untuk membudidayakan ikan sidat, apalagi setelah petugas dinas Perikanan mendapatkan pelatihan dari pihak PT. LKS selaku pihak yang melakukan riset dan pengembangan budi daya ikan sidat. Dengan adanya potensi budi daya ikan sidat, maka langkah selanjutnya akan melakukan kerja sama antara kedua belah pihak yang bertujuan untuk meningkatkan perekonmian masyarakat Palopo. Serta adanya mahasiswa KKN Universitas Budi Luhur di Provinsi Palopo untuk bisa mendampingi masyarakat dalam proses budi daya ikan sidat dan diharapkan kerjasama ini dapat berhasil.” Ujar Judas Amir.

Program budi daya ikan sidat yang dilakukan oleh Yayasan Budi Luhur Cakti sebagai bentuk dukungan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani ikan sidat melalui pendidikan dan pelatihan; dan kampanye makan ikan yang mendukung penigkatan gizi dan kesehatan masyarakat luas. Oleh karenanya, Universitas Budi Luhur mengemasnya dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang merupakan salah satu unsur Tridharma Perguruan Tinggi.(penulis: Salsabilla)

 

***