[:id]HIMANIKA Universitas Budi Luhur Menggelar Kegiatan Workshop Instalasi Bambu [:en]HIMANIKA Universitas Budi Luhur Hosts Bamboo Installation Workshop[:]

[:id]HIMANIKA Universitas Budi Luhur Menggelar Kegiatan Workshop Instalasi Bambu [:en]HIMANIKA Universitas Budi Luhur Hosts Bamboo Installation Workshop[:]

[:id]

Dalam rangka meramaikan kegiatan Seni Mahasiswa Arsitektur (SEMAR) 2017, Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMANIKA) Universitas Budi Luhur menggelar kegiatan Workshop Instalasi Bambu di Lapangan Rumah Baduy Universtias Budi Luhur, Senin (25/2/2018).

 

Dalam keterangannya, Kepala Program Studi Arsitek Universitas Budi Luhur, Anggraini Dyah, MArs, menjelaskan, pembicara dalam kegiatan workshop tersebut ialah pegiat bambu yang berasal dari lembaga Architecture Sans Frontiers Indonesia (ASF-ID) yaitu Andrea Fitrianto dan Oriane Boeraeve dari Belgia yang tergabung dalam Architecture Sans Frontiers International ASF International

.“Indonesia sendiri banyak melahirkan ahli-ahli konstruksi bambu yang telah banyak berkarya dalam berbagai kegiatan dan proyek yang bertemakan bambu, karena negara kita merupakan salah satu negara yang kaya akan tanaman bambu sehingga banyak pegiat bambu dari mancanegara yang menggali ilmu bahkan menekuni dunia konstruksi dan karya bambu di negara kita,” kata Anggraini.

Workshop Instalasi Bambu juga diikuti oleh tujuh universitas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Arsitektur Jakarta.

Bambu dalam dunia arsitektur memiliki sejuta manfaat yang bila diaplikasikan dengan benar dapat menjadi suatu karya arsitektural yang sangat menarik.

Indonesia sendiri banyak melahirkan ahli-ahli konstruksi bambu yang telah banyak berkarya dalam berbagai kegiatan dan proyek yang bertemakan bambu, karena negara kita merupakan salah satu negara yang kaya akan tanaman bambu sehingga banyak pegiat bambu dari mancanegara yang menggali ilmu bahkan menekuni dunia konstruksi dan karya bambu di negara kita.

Ketua Pelaksana SEMAR 2017, Reinhard Elkanatane mengatakan bahwa kegiatan workshop instalasi bambu merupakan kelanjutan dari Seminar Nasional Arsitektur bertemakan Kearifan Lokal Arsitektur Kampung Bena yang telah dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2017 dan studi ekskursi Kampung Bena pada bulan Oktober hingga November 2017.

“Semua luaran dari kegiatan SEMAR 2017 akan dituangkan pada Pameran Internal di bulan Maret 2017 dan Pameran Eksternal di bulan April 2018, yang bertujuan untuk membagikan wawasan Arsitektur Vernakular Kampung Bena masyarakat luas,” ungkap Reinhard Elkanatane.

 

Seluruh peserta workshop dijelaskan Reinhard akan mengerjakan instalasi bambu hingga pertengahan Maret 2018 yang dimentoring langsung oleh volunteer dari Architecture San Frontiers Indonesia.

Instalasi bambu akan dikerjakan di halaman Rumah Baduy Universitas Budi Luhur. Proses Pengerjaan Karya Instalasi Bambu di mulai dari tanggal 26 Februari 2018 dan berakhir pada tgl 11 Maret 2018. Karya Instalasi Bambu yang di buat oleh peserta workshop akan di pamerkan pada pameran Internal dan pameran eksternal dari rangkaian acara SEMAR 2017, di Scientia Square Park Sumarecon Serpong.

[:en]

In order to enliven the arts activities of students of architecture (SEMAR) 2017, the Community of students of architecture (HIMANIKA) the Universitas Budi Luhur deploying Bamboo Installation Workshop activities in the field are applied to Home University of Budi Luhur, Monday (25/2/2018).
In her statement, the head of the course Architect Universitas Budi Luhur Mrs. Anggraini Dyah, MArs, explains, the speaker in the workshop activities is a well-known activist of bamboo originating from Indonesia Institute Architecture Sans Frontiers (ASF-ID) as Andrea Fitrianto and Oriane Boeraeve from Belgium incorporated in Architecture Sans Frontiers International ASF International.
.” Indonesia‘s own many bore bamboo construction experts who have a lot of work in a variety of activities and projects that are themed bamboo, because our country is one country that is rich in bamboo plants that many activists from bamboo foreign visitors who dig science even in the world of construction and bamboo works in our country, “said Anggraini.
Bamboo Installation workshop also followed by seven universities that are members of the Forum of communication architecture student from Jakarta.
Bamboo in the world of architecture has a million benefits when applied correctly can be a very interesting architectural works.
Indonesia‘s own many bore bamboo construction experts who have a lot of work in a variety of activities and projects that are themed bamboo, because our country is one country that is rich in bamboo plants that many activists from bamboo foreign visitors who dig science even in the world of construction and bamboo works in our country.
Chairman SEMAR 2017, Reinhard Elkanatane said that the activities of the bamboo installation workshop is a continuation of National Architecture Seminar themed architecture of the local wisdom of Kampung Bena who have implemented on August 1, 2017 and study excursions in Kampung Bena in October to November 2017.
“All of the external activities of the SEMAR 2017 will be poured at the exhibition in March 2017 Internal and External Exhibition in April 2018, aiming to share insight into the vernacular architecture of Kampung Bena community at large,” says Reinhard Elkanatane.
The whole workshop participants described Reinhard will work on installing bamboo until mid-March 2018 that dimentoring directly by the volunteer from the Architecture of San Frontiers Indonesia.
Bamboo installation will be carried out on the home page are applied to the Universitas Budi Luhur. Machining process of bamboo Installation Works on everything from the date of February 26, 2018 and ending on the date 11 March 2018. Bamboo Installation works made by the participants of the workshop will be on showcase at the Internal and external exhibitions exhibition of the series of events in  SEMAR 2017, Scientia Square Park Sumarecon Serpong.

[:]

WhatsApp chat