[:en]FISIP HI held Junior Short Diplomatic Course 2015[:id]FISIP HI : Junior Short Diplomatic Course 2015[:]

[:en]FISIP HI held Junior Short Diplomatic Course 2015[:id]FISIP HI : Junior Short Diplomatic Course 2015[:]

[:en]

jsdc    jsdc4

Department of International Relations Faculty of Social UBL for the 16th time held an annual event Junior Short Diplomatic Course (JSDC). In collaboration with the Directorate of Diplomacy and Information Ministry of Foreign Affairs, this event was held on March 26, 2015 in the Auditorium of the University of Budi Luhur. JSDC this year still using simulation session Bali Democracy Forum (BDF) with the theme of the BDF VI “Consolidating Democracy in pluralistic Society”.

jsdc3In his speech, J Subagia Made stated that basically BDF is the only forum on democracy in Asia Pacific. BDF is a forum for participating countries to share experiences of democracy in their respective countries. With this BDF Indonesia demonstrated its ability to manage a good democratic system. While JSDC with BDF trial simulation is helping the Foreign Ministry to spread the positive values of the democratic system, also creates a feeling of love for the homeland of Indonesia.

jsdc1“Foreign Minister highly appreciated this activity because there are still young people who care and want to introduce the younger generation to the BDF.” Said Made in speech. “In the course of this JSDC, Ministry of Foreign Affairs has noted that this is the third time Budi Luhur University in collaboration with the Ministry of Foreign Affairs to hold a session Simulation BDF. This simulation result was quite similar to the original, to the Foreign Ministry highly appreciates this event. “Said Made.

A total of 220 participants from 20 high schools in Greater Jakarta participated in this trial simulation. Since 2013, this event has become a place of competition for high school students who are interested in learning to be a diplomat.

jsdc8Each high school students are required to send two of its representatives to act as President and Foreign Minister. Three judges of Diplomacy and Information Directorate of the Ministry of Foreign Affairs will assess the capabilities of their use of the English language. In addition, they will also be assessed gesture, attitude, to a position paper that was made.

The JSDC champion in 2015 is divided into the categories of Best Speaker, Best Position, and Champion Trophy.

jsdc6 Best Speaker Ke-1 was won by SMK 43 Jakarta; 2nd by SMAN 1 South Tangerang; 3rd: SMAN 7 South Tangerang.
– Best Position Paper Into SMK-1 was won by Al-Hikmah; 2nd by SMAN 112 Jakarta; 3rd by SMAN 13 South Tangerang.
– Rotating champion won by SMAN 112 Jakarta.

These activities are covered by the Chairman of the International Relations Studies Program, Mr. Yusran. Yusran hope this activity can continue to take place each year. He also hopes next year trophy can be retained by the Champion Trophy this year.

[:id]jsdc    jsdc4

Program Studi Hubungan Internasional FISIP UBL untuk yang ke-16 kali menyelenggarakan kegiatan tahunan Junior Short Diplomatic Course (JSDC). Bekerja sama dengan Direktorat Diplomasi dan Informasi Kementerian Luar Negeri RI, kegiatan ini dilaksanakan pada 26 Maret 2015 di Auditorium Universitas Budi Luhur.

jsdc3JSDC tahun ini masih menggunakan simulasi sidang Bali Democracy Forum (BDF) dengan mengusung tema BDF VI “Consolidating Democracy in Pluralistic Society”.

Dalam sambutannya, J Subagia Made menyatakan bahwa pada dasarnya BDF adalah satu-satunya forum yang membahas demokrasi di Asia Pasifik. BDF merupakan wadah bagi negara peserta untuk berbagi pengalaman demokrasi di negaranya masing-masing.

jsdc1Dengan BDF inilah Indonesia menunjukkan kemampuannya dalam mengelola sistem demokrasi yang baik. Sementara JSDC dengan simulasi sidang BDF ini membantu Kemenlu untuk menyebarkan nilai-nilai positif dari sistem demokrasi, juga menimbulkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia.
“Menteri Luar Negeri sangat mengapresiasi kegiatan ini karena ternyata masih ada kaum muda yang peduli dan mau memperkenalkan BDF ke generasi muda.” Tutur Made dalam sambutannya. “Dengan berlangsungnya JSDC ini, Kementerian Luar Negeri telah mencatat bahwa ini adalah kali ketiga Universitas Budi Luhur bekerja sama dengan Kemenlu untuk mengadakan Simulasi Sidang BDF. Simulasi ini ternyata hasilnya cukup mirip dengan aslinya, untuk itu Kemenlu sangat mengapresiasi kegiatan ini.” Tambah Made.

jsdc8Sebanyak 220 peserta dari 20 SMA se-Jabodetabek turut berpartisipasi pada simulasi sidang ini. Sejak 2013, kegiatan ini telah menjadi wadah kompetisi bagi siswa/i SMA yang tertarik belajar menjadi Diplomat. Masing-masing SMA diwajibkan mengirimkan dua perwakilan siswa/i-nya untuk berperan menjadi Presiden dan Menteri Luar Negeri. Tiga juri dari Direktorat Diplomasi dan Informasi Kementerian Luar Negeri RI akan menilai kapabilitas penggunaan bahasa inggris mereka. Selain itu, mereka juga akan dinilai gesture, attitude, hingga position paper yang dibuat.

Adapun juara JSDC 2015 dibagi menjadi ke dalam kategori yakni Best Speaker, Best Position, dan Juara Bergilir.

jsdc6Best Speaker Ke-1 dimenangkan oleh SMK 43 Jakarta;Ke-2 oleh SMAN 1 Tangerang Selatan; ke-3: SMAN 7 Tangerang Selatan.

Best Position Paper Ke-1 dimenangkan oleh SMK Al-Hikmah; ke-2 oleh SMAN 112 Jakarta; Ke-3 oleh SMAN 13 Tangerang Selatan.

Juara bergilir dimenangkan oleh SMAN 112 Jakarta.

Kegiatan ini ditutup oleh Ketua Program Studi HI Bapak Yusran. Yusran berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya. Ia juga berharap tahun depan piala dapat tetap dipegang oleh Juara Bergilir tahun ini.[:]

WhatsApp chat