[:id]BANK SAMPAH UNIVERSITAS BUDI LUHUR DIKUNJUNGI JICA-JEPANG[:]

[:id]BANK SAMPAH UNIVERSITAS BUDI LUHUR DIKUNJUNGI JICA-JEPANG[:]

[:id]Awal bulan Juli 2018 ini, UBL mendapat kunjungan dari 2 orang surveyor JICA berkaitan dengan Bank Sampah, yaitu Ibu Purnama dan Mr. Matsui.

Ibu Purnama adalah orang Indonesia yang bekerja untuk pemerintah kota Osaki, kota pengelola daur ulang sampah pertama terbaik di seluruh Jepang . Selama 11 tahun Osaki telah mendapat peringkat  kota terbersih di Jepang. Mr. Matsui adalah   perwakilan dari Soo Recycle, perusahaan pengelola sampah yang merupakan rekan pemerintah kota Osaki dalam mengelola sampah.

 

Tinjauan lapangan dari 2 surveyor JICA  ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanghoro, MBA dengan pimpinan JICA 22 Mei 2018 lalu di kantor JICA Indonesia. Dimana dalam pertemuan tersebut dikemukakan bahwa UBL ditunjuk oleh koordinator kopertis III Ibu Illah Sailah untuk menjadi kampus percontohan penyelenggaraan bank sampah dari 45 universitas lain.

Kunjungan dari Ibu Purama dan Mr. Matsui sangat membantu tata kelola daur ulang sampah yang lebih baik lagi di UBL. Mereka menuturkan bagaimana tata kelola sampah yang lebih spesifik, pemilahannya, pendistribusiannya, dan juga keuntungannya. Melalui bank sampah ini, UBL telah memberikan peluang kerja kepada warga sekitar, terutama warga kampus sendiri. Sampah plastic yang sangat susah didaur ulang, dapat diubah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis tinggi. Manfaat yang didapat juga sangat beragam, seperti lingkungan yang jadi lebih bersih, pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang dapat lebih berguna, serta menambah pemasukan juga. Ibu Purnama mengatakan, “Warga kampus UBL sudah dapat mengelola sampah sendiri, dan ini akan memberikan efek yang bagus pula untuk masyarakat sekitar. Sebaiknya, mahasiswa juga dapat lebih berkontibusi dalam pemilahan sampah”

Diharapkan dari kunjungan 2 surveyor JICA ini, Bank Sampah UBL mendapatkan pendampingan lebih lanjut untuk menjadi pilot project pengelolaan bank sampah universitas lain. Blutizen….Ayo kita budayakan memilah sampah agar tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman. Salam Budi Luhur..!

 

 [:]