Aksi Simpatik Audiensi Terbuka Perihal Keresahan Mahasiswa Universitas Budi Luhur Selama Pandemi Covid-19

Aksi Simpatik Audiensi Terbuka Perihal Keresahan Mahasiswa Universitas Budi Luhur Selama Pandemi Covid-19

Jakarta, Kamis 06 Agustus 2020 Badan Eksekutuif Mahasiswa (BEM) Universitas Budi Luhur pada hari ini melakukan aksi simpatik dalam kampanye dan audiensi terbuka dengan menyuarakan aspirasinya mengenai keresahan yang dialami oleh mahasiswa-mahasiswi selama pandemi covid-19. Aksi ini bertempat di depan kampus Universitas Budi Luhur dan tidak lupa untuk menerapkan protokol kesehatan, dengan tuntutan sebagai berikut:
Memberikan penjelasan dan sosialisasi resmi yang terperinci mengenai webiste pengajuan keringanan biaya kuliah termasuk data yang harus dilampirkan.

Audiensi Terbuka Mahasiswa Universitas Budi Luhur dengan Rektor Universitas Budi Luhur

Pihak kampus dapat membantu mahasiswa dengan memberikan keringanan BOP kampus.
Meminta transparansi pengalokasian BOP selama masa pandemi. Meminta kepastian tentang skema belajar mengajar di semester Gasal 2020/2021.

Pihak rektorat menerima gagasan dari perwakilan BEM tersebut tentunya dengan terbuka. Rektor turut empati dengan keresahan para mahasiswa, sehingga beliau mau menemui mereka dan duduk lesehan bersama untuk melakukan audiensi terbuka di pelataran lobi Universitas Budi Luhur.

Penerapan Protokol Kesehatan selama audiensi terbuka berlangsung di Universitas Budi Luhur

Audiensi mengenai hal ini bukan yang pertama kalinya, sebelumnya jajaran rektorat pun telah menerima BEM untuk menyampaikan aspirasinya perihal keringanan biaya kuliah yang difasilitasi kampus lewat podcast dan webinar.

Dengan segala keterbatasan, kampus memperjuangkan mahasiswanya untuk mendapatkan keringanan biaya kuliah melalui PKB (Permohonan Keringanan Pembayaran Biaya Kuliah) yang bisa diakses di website https://pkbkuliah.budiluhur.ac.id/Login kemudian akan dilimpahkan ke dosen penasihat akademik dan melampirkan bukti surat keterangan dari RT/RW. Keringanan tersebut di antaranya:
Memberikan perpanjangan waktu pembayaran biaya kuliah

Memberikan fasilitas mencicil biaya kuliah
Memberikan bantuan berupa potongan uang kuliah selama 1 semester. Bantuan ini khusus untuk yang terkena dampak langsung.
Sedangkan untuk perihal kuota internet, Universitas Budi Luhur pun telah membuat kesepakatan dengan provider agar memberikan kuota yang nantinya khusus digunakan untuk mengakses LMS.
Sementara itu Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M selaku Rektor Universitas Budi Luhur juga memberikan penjelasan mengenai BOP yang dialihkan untuk memperlancar proses perkuliahan jarak jauh.

“Memang selama pandemi ini mahasiswa tidak menggunakan kelas, tapi pembelajaran kan tetap berjalan secara daring, kita pun memperbaiki server supaya perkuliahan jarak jauh itu bisa berjalan nyaman lancar dan tidak mengganggu. Biaya tersebut masuknya kedalam biaya operasional. Jadi mudah-mudahan mahasiswa paham bahwa kenapa BOP tetap harus dibayarkan, karena kegiatan di kamus tetap ada” Jelasnya.

Beliau pun mengatakan bahwa BOP itu macam-macam contohnya “Seperti maintenance alat-alat di lab, gaji karyawan, gaji dosen, satpam yang berjaga pun itu masuknya lemburan.” Tambah Rektor.

Saat ini seluruh dunia mengalami dampak ekonomi akibat pandemi covid-19. Ancaman resesi juga sudah di depan mata. Saatnya kita untuk mengulurkan tangan dan berempati membantu mereka yang terancam putus kuliah karena ketidakmampuan ekonomi.
Maka dari itu Inilah waktunya kita untuk berbudi luhur dengan saling gotong royong membantu teman-teman yang tidak mampu. Tidak lupa pula untuk selalu sabar mensyukuri atas segala nikmat Tuhan Yang Maha Esa berikan. Sehingga menjadikan kita sebagai insan yang cerdas dan berbudi luhur.

WhatsApp chat