Aksi Generasi Cerdas Berbudi Luhur dengan Mengelola Sampah Menjadi bernilai

Aksi Generasi Cerdas Berbudi Luhur dengan Mengelola Sampah Menjadi bernilai

Moment CFD Bintaro pesanggrahan di Jl. Kesehatan Raya yang diadakan pada pekan keempat setiap bulannya menjadi kesempatan Universitas Budi Luhur untuk mengkampanyekan aksi simpati generasi cerdas berbudi luhur, dengan mengelola sampah menjadi bernilai. Dalam kesempatan ini, Universitas Budi Luhur mengedukasi masyarakat khusunya untuk masyarakat kecamatan pesanggrahan, Bintaro dan sekitarnya mengenai cara mengelola sampah menjadi barang yang bernilai.

Civitas akademika Universitas Budi Luhur dan Akademi Sekretari Budi Luhur turut hadir meramaikan kampanye mengelola sampah menjadi barang bernilai yang pada hari minggu, 24 Februari 2019 dan dilaksanan pada pukul 06.00 – 10.00 WIB dengan menggelar stand bank sampah, dan memungut sampah oleh mahasiswa Universitas Budi Luhur.

Dosen, karyawan, mahasiswa, Umi Tutik Asmawi selaku ketua KSM Nyiur binaan Universitas Budi Luhur sebagai pengelola dari Galeri Bank Sampah dan relawan pemberdayaan masyakat Nasional, serta Dr. Goenawan Brotosaputro, S. Kom, M.Sc selaku Deputi Rektor Bidang Kelembagaan dan Sumber Daya berpartisipan dalam kegiatan CFD Pesanggrahan.

Umi Tutik bersama masyarakat membuat kerajinan tikar dan tas di CFD Bintaro Pesanggrahan.

Kehadiran stand bank sampah Universitas Budi Luhur sangat diminati masyarakat, di sini masyarakat diperlihatkan oleh Umi Tutik Asmawi yakni cara bagaimana mengelola sampah bungkus sachet kopi menjadi tikar, tas, dompet. Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat melihat langsung hasil karya sampah menjadi barang yang bernilai.

Masyarakat melihat hasil-hasil karya Bank Sampah Uninversitas Budi Luhur.
Masyarakat melihat hasil-hasil karya Bank Sampah Uninversitas Budi Luhur.
Saat mewawancarai Umi Tutik mengenai hal-hal berkaitan dengan sampah
Saat mewawancarai Umi Tutik mengenai hal-hal berkaitan dengan sampah

Pada kesempatan wawancara Umi sapaan akrab masyarakat terhadap Umi Tutik Asmawi. Menjelaskan aksi kegiatan yang melibatkan sampah bahwa “ sejak tahun 1986, tujuan Umi adalah bagaimana mengubah pola pikir masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah tapi dipilah dari rumah masing-masing, setelah diolah selanjutnya akan diproses menjadi bahan edukasi daur ulang” ujar Umi Tutik saat berada di CFD Bintaro Pesanggrahan.

Relawan Mahasiswa Universitas Budi Luhur dan Akademi Sekretari dengan memungut sampah pada aksi simpati generasi cerdas berbudiluhur di CFD Bintaro Pesanggrahan
Relawan Mahasiswa Universitas Budi Luhur dan Akademi Sekretari dengan memungut sampah pada aksi simpati generasi cerdas berbudiluhur di CFD Bintaro Pesanggrahan

Tidak hanya mengedukasi masyarakat mengenai sampah, sekitar 20 mahasiswa relawan sampah Universitas Budi Luhur ikut aksi nyata kepedulian sampah dengan memungut sampah sepanjang jalur CFD Pesangrahan. Diantaranya Fatur mahasiswa dari Fakultas Teknologi Informasi telah bergabung menjadi relawan sejak Oktober tahun 2018.

Fatur sebagai mahasiswa relawan sampah Universitas Budi Luhur Fakultas Teknologi Informasi
Fatur sebagai mahasiswa relawan sampah Universitas Budi Luhur Fakultas Teknologi Informasi

Saya tertarik untuk menjadi relawan karena, menjaga bumi dari sampah terutama plastik yang sulit terurai dan sebelumnya saya mengikuti KKN (Kuliah Kerja Nyata). KKN tersebut mengharuskan setiap mahasiswa berlatih pembekalan daur ulang  sampah. Sehingga pembekalan mengelola sampah akan langsung diaplikasikan ke masyarakat. Bersama Umi kita diajarkan untuk mengelola sampah jadi barang yang unik dan berguna. Menurut saya manfaat aksi kampanye sampah ialah untuk menyadarkan masyarakat bahwa sampah berbahaya dan meningkatkan ekonomi masyarakat jika ingin berbisnis dalam mengelola sampah” Ungkap Fatur sebagai relawan. Diakhir wawancara bersama Umi Tutik, Umi berpesan kepada seluruh masyarakat “ Kalau seandainya kalian sudah mengumpulkan sampah dan memilah sampah tetapi tidak mengerti cara mengolahnya. Silahkan datang saja ke Universitas Budi Luhur di Bank Sampah UBL ketemu Umi. Kita bersama-sama belajar edukasi daur ulang dengan bahan sampah secara gratis. Dan jangan lupa manfaat kegiatan ini adalah mendongkrak ekonomi kreatif berbasis daur ulang sampah dan membantu penganggulangan kemiskinan di Indonesia.” Ujarnya.

Salam Budi Luhur

Reportase/foto : Baghas

Penulis : Salsabilla

Editor: Salman Alfarisi