Suka Duka Mahasiswa Universitas Budi Luhur Saat Menjalankan Kuliah Kerja Nyata di Tengah Pandemi Covid-19

Suka Duka Mahasiswa Universitas Budi Luhur Saat Menjalankan Kuliah Kerja Nyata di Tengah Pandemi Covid-19

Jakarta, 26 Agustus 2020 ada yang terlihat berbeda di kampung Pedurenan, Ciledug, Tangerang. Di salah satu sudutnya terlihat ada mural yang berisikan pesan ajakan untuk di rumah saja, tidak hanya itu lewat mural ini juga bertujuan untuk mengingatkan warga akan bahayanya covid-19.

Proses Pembuatan Mural mengenai Covid 19 oleh Mahasiswa KKN Universitas Budi Luhur di Pedurenan

Proses pembuatan mural ini memakan waktu 2 hari. Agar hasilnya bagus dan rapih tim KKN menggunakan projektor yang ditembakkan langsung ke dinding rumah warga. Selain itu mural ini juga dijadikan spot foto baru oleh warga. Nah ini semua berkat kerja keras tim kuliah kerja nyata Universitas Budi Luhur.

Hasil Mural mahasiswa KKN Pedurenan sangat diapresiasi masyarakat, sehingga dijadikan sebagai tempat spot foto di lingkungan Pedurenan

“Sangat baik, jadinya anak-anak juga mengerti dengan adanya ini. Kita masyarakat RT 01 sangat berterima kasih pada adik-adik mahasiswa Universitas Budi Luhur sudah berkenan, mengadakan mural seperti ini.” Kata Khodhijah salah satu warga Pedurenan.
Yaps, meski di tengah pandemi seperti ini mahasiswa Universitas Budi Luhur tetap menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 2019/2020.

Tidak hanya mengedukasi seputar Covid-19, mahasiswan KKN pedurenan juga berpartisipasi melawan covid-19 dengan menyemprotkan disinfektan di sekitar lingkungan warga Pedurenan

Rana Karmina salah satu peserta KKN Pedurenan menyebut bahwa ia memilih lokasi di sini selain lokasinya dekat dengan kampus ia menyebutkan bahwa warga di Pedurenan masih banyak yang acuh mengenai bahayanya covid-19.“Warga di sini masih banyak yang acuh dengan protokol kesehatan covid-19, makanya kita memilih lokasinya di sini yakni untuk memberitahu dan menghibau mengenai bahayanya covid-19.” Sebut Rana.

Tim KKN Pedurenan sempat mengalami beberapa kendala saat memulai program kerjanya, mulai dari perijinan dari RW lalu perbedaan pendapat dengan karang tarunanya. Sehingga harus mencari solusi agar program kerja tetap berjalan.

Mahasiswa KKN Pedurenan melaksanakan bakti sosial dengan membagikan beras kepada masyarakat Pedurenan bersama Ketua RT 01

“Awal kita menyampaikan program kerja sempat ada penolakan dan terkendala perijinan di RW setempat. Jadi solusinya yakni kita membuat penyuluhan dan mengumpulkan anak-anak itu tidak lebih dari 10 orang, kita juga menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker sehingga kita mendapatkan ijin.” Jelas Dika Ardiantoro.

Kuliah kerja nyata yang dilakukan di Pedurenan ini terdiri dari 10 peserta dari Fakultas yang berbeda. Sehingga adakalanya terjadi perbedaan pendapat, salah paham, apalagi menyatukan isi kepala untuk satu tujuan itu agak susah. Sehingga melatih untuk bekerja sama dan mengisi satu sama lain.

Rangkaian acara 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 dengan mengadakan lomba khusus anak-anak di Pedurenan dengan mengangkat tema lomba covid-19

Meski begitu, tidak menyurutkan semangat untuk mengabdi pada masyarakat dan melakukan semaksimal mungkin semua program kerjanya, di antaranya belajar mengajar, bantuan sosial, 17an, membantu menyemprotkan desinfektan, membantu UKM warga, jalan sehat, kerja bakti, mengadakan lomba-lomba, posyandu, peduli lingkungan serta membuat mural mengenai covid-19 dan kemerdekaan Indonesia yang ke-75.

Program edukasi kepada anak-anak tentang bahayanya ponsel genggam

Seluruh peserta KKN Pedurenan, mengaku senang selama menjalankan kuliah kerja nyata karena bisa mengenal lebih dekat masyarakat Pedurenan yang ramah, mendapatkan pengalaman baru serta bisa mengajak masyarakat untuk mengerti bagaimana bahaya covid-19.

WhatsApp chat