5 Tips Membangun Bisnis di Era Pandemi Covid-19 Bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana Indonesia (APRDI)

5 Tips Membangun Bisnis di Era Pandemi Covid-19 Bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana Indonesia (APRDI)

Di era New normal saat ini memaksa kita mesti pandai dalam mengelola keuangan dan perlu menyiapkan dana darurat bila sewaktu-waktu harus merogoh keuangan pribadi terutama disaat pandemi Covid-19 yang telah memicu krisis finansial. Selain personal, pelaku bisnis dan pasar saham pun turut mengalami kerugian terbesar dalam sejarah.

Universitas Budi Luhur (UBL) mengadakan seminar nasional secara daring pada Selasa 14 Juli 2020 yang dihadiri oleh Dr. Ir. Wendi Usino, MSc., MM selaku Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Setyani Dwi Lestari, ME selaku Ketua Program MM UBL dengan mengadirkan pembicara Mauldy R Makmur, MM selaku Direktur Ekskutif Dewan APRDI, Fahmi Arya, SE., Msc selaku Praktisi dan Pengurus PAPERDO.

Kegiatan Webinar Universitas Budi Luhur

Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana Indonesia (APRDI) merupakan wadah pertemuan perkumpulan yang terlibat pada kegiatan pengelolaan investasi pasar modal dan pasar uang di Indonesia. Ketua dewan APRDI Mauldy R Makmur mengatakan bahwa orang yang berinvestasi lebih kuat bertahan pada era krisis pandemi covid-19 “Dengan adanya pandemi covid-19 ini membuktikan bahwa orang yang memiliki investasi lebih kuat bertahan dibandingkan dengan yang tidak berinvestasi” Ujar Mauldy dalam seminar nasional bertajuk “Pentingnya Investasi dan Membangun Bisnis di Era New Normal Pandemi Covid-19.”

Maka dari itu kita sebagai anak muda perlu menyikapi hal tersebut untuk masa depan yang lebih pasti, salah satunya dengan membangun bisnis,Berikut ini 5 tips dalam membangun bisnis yakni:

Sebelum memutuskan untuk membuka bisnis sebaiknya buatlah financial planning terlebih dahulu agar semuanya terencana dengan baik.
Dalam membangun sebuah bisnis sangatlah penting untuk melakukan investasi. Sekarang sudah banyak yang menyediakan jasa investasi salah satunya ada reksa dana dengan 4 jenisnya.

Berorientasi pada tujuan investasi dan jangka waktu, jangan hanya mengikuti trend saja.
Untuk mahasiswa yang sedang membangun bisnis dan ingin berinvestasi berpikirlah simple jangan terlalu kompleks. Seperti yang diungkapkan Fahmi Arya selaku pengurus SE., Msc selaku Praktisi dan Pengurus PAPERDO “Mulai dari sekarang, mulai dari sesuatu yang paling simple terlebih dahulu di reksa dana dengan jenis pasar uang, berangkat dari perencanaan jangan berangkat dari ikut-ikutan.” Kata Fahmi.

Bergabunglah dengan Program Magister Manajemen Universitas Budi Luhur, karena terbukti lulusan Magister UBL mampu bersaing di dunia kerja dan kompeten dibidangnya. “Universitas Budi Luhur ini telah banyak menyalurkan ahli-ahli teknologi dan bisnis online.” Lanjut Fahmi.

Dengan adanya pandemi covid-19 mengajarkan kita dalam mengeksekusi keuangan dimulai dari sekarang untuk menghadapi masa depan lebih baik. Sebagai penutup Mauldy R Makmur, MM selaku Direktur Ekskutif Dewan APRDI mengatakan bahwa tidak perlu kaya untuk mulai berinvestasi. “Anda tidak harus kaya untuk investasi tapi dengan investasi anda bisa kaya.” Tuturnya.

WhatsApp chat